Tom Lembong Siapkan Rp 1,7 T untuk Pasar Tradisional di 2016

Tom Lembong Siapkan Rp 1,7 T untuk Pasar Tradisional di 2016

Ardian Fanani - detikFinance
Minggu, 11 Okt 2015 10:58 WIB
Tom Lembong Siapkan Rp 1,7 T untuk Pasar Tradisional di 2016
Tom Lembong bersama Bupati Banyuwangi Anas
Banyuwangi - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menargetkan pembangunan dan revitalisasi 1.000 pasar per tahun mulai 2016. Pada rancangan APBN 2016, Kemendag menganggarkan Rp 1,7 triliun untuk membangun pasar rakyat. Rencana anggaran Kemendag 2016 naik dari Rp 3,532 triliun di 2015 jadi Rp 4,036 triliun di 2016.

Hal ini untuk mewujudkan program nawacita Presiden Jokowi yang akan memprogramkan pembangunan 1.000 pasar per tahun. Pasar tradisional mencirikan kekhasan daerah. Selain itu, pasar rakyat bisa menjadi ruang bagi perajin daerah untuk memamerkan dan menjual kreasi khas daerahnya.

“Pembangunan pasar induk rakyat harus segera dimulai. Kami menganggarkan separuh anggaran kami, sekitar Rp 1,7 triliun untuk pembangunan pasar tradisional secara nasional. Di samping stabilisasi pangan, pembangunan pasar tradisional ini menjadi prioritas kami,” kata Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong kepada detikFinance, di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (10/10/2015).‎

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Seperti di pasar Banyuwangi tadi, saya sempat ngobrol dengan turis yang lagi plesir ke pasar tradisonal di sini. Ternyata pasar tradisional, bisa jadi fashion bagi wisatawan juga,” ujar pria yang biasa disapa Tom.

Tom menambahkan, Kemendag akan mencari solusi kreatif untuk menjalankan program pembangunan pasar rakyat. Salah satunya dengan membuat pasar percontohan di tiap daerah.

“Banyuwangi bisa jadi contoh. Dia bikin pasar pariwisata tradisional terpadu. Saya ke Banyuwangi juga dalam rangka belajar membuat ide-ide kreatif serta pengimplementasiannya,” puji Tom.

Selama empat tahun terakhir ini Banyuwangi telah memproteksi pasar rakyat agar tidak tergerus dengan pasar modern. Caranya dengan merevitalisasi sejumlah pasar tradisional agar lebih bersih dan tertata. Selain juga mengeluarkan kebijakan pembatasan pasar modern atau ritel di Banyuwangi. Tom Lembong sempat blusukan ke pasar tradisional di Banyuwangi, kemarin.



(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads