Karpet Armenia Diklaim Sebagai Karpet Pertama di Dunia

Laporan dari Yerevan

Karpet Armenia Diklaim Sebagai Karpet Pertama di Dunia

Arifin Asydhad - detikFinance
Selasa, 13 Okt 2015 11:37 WIB
Karpet Armenia Diklaim Sebagai Karpet Pertama di Dunia
Foto: Karpet Armenia yang berumur 300 tahun (Arifin Asydhad)
Yerevan - Dari mana asal muasal karpet? Publik Indonesia tentu lebih mengenal Persia dan Turki sebagai produksi karpet nomor satu. Namun, Armenia mengklaim bahwa karpet diproduksi pertama kali di Armenia. Di Yerevan, ibukota Armenia, ada pabrik karpet handmade (buatan tangan) yang sudah berdiri sejak lama. Hingga saat ini, produksi karpet handmade ini masih terus berlanjut, bahkan produksinya mayoritas diekspor ke Amerika.

Pabrik ini bernama Megerian Carpet. Dalam penjelasan pimpinan perusahaan kepada rombongan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang berkunjung ke pabrik ini, Senin (12/10/2015), Megerian Carpet merupakan salah satu perusahaan karpet handmade terbaik di Armenia. Megerian Carpet memiliki sekitar 20 pabrik, yang tersebar di banyak negara seperti Pakistan, India, Afganistan, dan China.

Pabrik Megerian Carpet ini berada di sebuah bangunan tua yang sudah berumur sekitar 100 tahun. "Produk Megerian Carpet, kami ekspor mayoritas ke Amerika. Namun, kami juga mengekspor ke negara-negara lain," kata salah seorang pemimpin perusahaan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Foto: Pintu masuk pabrik Megerian Carpet.

Selain di Yerevan, pabrik Megerian Carpet juga ada di beberapa kota di Armenia. Di pabrik Yerevan, ada sekitar 30 perempuan yang bekerja sebagai perajut. Mereka terlihat bekerja sangat terampil, dengan tekun, dan penuh ketelitian.

Mata mereka tertuju di gambar desain yang ditempel di depannya, sementara kedua tangannya memainkan benang wool dan sebuah alat yang membuat benang terpasang rapi dan kuat. Butuh waktu lama bagi seorang perajut untuk menyelesaikan karpet handmade ini. Untuk karpet ukuran 5 meter persegi, penyelesaiannya butuh waktu 5 bulan.



Foto: Seorang pekerja sedang merajut karpet

Karena karpet ini diselesaikan dalam waktu yang lama, wajar bila kemudian harga karpet ini sangat mahal. Untuk karpet dengan ukuran 1 meter x 1 meter saja, harganya bisa US$ 200. Harga juga ditentukan oleh jenis wool dan desain. Bila desain sangat rumit, maka pengerjaan juga bisa lebih lama.

Teknologi rajut untuk membuat karpet ini masih terhitung sederhana. "Kami tetap menggunakan teknologi Armenia, bukan teknologi China," kata pemimpin Mergerian Carpet.



Pihak Mergerian juga meyakinkan bahwa asal muasal karpet berasal dari Armenia, bukan dari Persia, Turki atau China. Dia kemudian menunjukkan sebuah buku yang diterbitkan oleh penerbit Jerman yang membuktikan bahwa karpet desain Armenia sudah dipakai oleh para bangsawan sejak dulu kala. Salah satu ciri khas desain Armenia adalah tanda + atau salib.



Foto: Karpet motif naga yang sangat mahal.

Pabrik ini, juga menjadi museum karpet. Pihak Megerian memajang sejumlah karpet berusia ratusan tahun. Bahkan, ada sebuah karpet handmade Armenia yang telah berumur 300 tahun.

(asy/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads