Sering Disindir, Bank Exim China Datangi Kantor Menteri PUPR

Sering Disindir, Bank Exim China Datangi Kantor Menteri PUPR

Dana Aditiasari - detikFinance
Selasa, 13 Okt 2015 15:21 WIB
Sering Disindir, Bank Exim China Datangi Kantor Menteri PUPR
Foto: Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono (Rachman Haryanto-detikFinance)
Jakarta - Hari ini, perwakilan Bank Exim China menyambangi Kantor Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, di Jalan Patimura, Jakarta Selatan. Pertemuan tersebut untuk membicarakan percepatan pencairan utang dari China.

"Hari ini Bank Exim China ke kantor saya. Mereka mau ngomongin soal pencairan pinjaman. Kan beberapa kali saya singgung mereka soal pencairannya lambat. Mereka marah nggak apa-apa, saya malah senang. Yang penting pencairannya cepat," ujar Basuki, Selasa (13/10/2015).

Basuki mengharapkan, proses pencairan utang ini bisa cepat dilakukan, lantaran pihak pemerintah Indonesia sudah memenuhi kewajibannya membayar proyek.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang kan kalau mau pencairan ternyata proyek itu harus sudah dikontrakkan, baru proposal pengajuan bisa diajukan. Sekarang, kontrak kan sudah. Kemudian di Kementerian PPN (Bappenas) sudah selesai cuma 2 hari, di Kementerian Keuangan cuma 1 hari. Surat sudah kita sampaikan ke Bank Exim China, jadi kelengkapan dokumen sudah kita selesaikan semua," ujar Basuki.

"Mereka bilang butuh waktu 6 bulan untuk ini itu. Saya bilang, nggak pe‎rlu lah selama itu, karena dokumen kita sudah lengkap. Tiga bulan harus sudah cair supaya proyek bisa segera jalan," pungkasnya.

Sebelumnya, sejumlah proyek pembangunan jalan tol yang menggunakan pendanaan dari pinjaman China sudah diteken kontrak pembangunannya. Proyek itu di antaranya, Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu), Soreang-Pasir Koja (Soroja), Solo-Kertosono (Soker), Manado-Bitung, dan Balikpapan-Samarinda.

(dna/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads