"Hari ini Bank Exim China ke kantor saya. Mereka mau ngomongin soal pencairan pinjaman. Kan beberapa kali saya singgung mereka soal pencairannya lambat. Mereka marah nggak apa-apa, saya malah senang. Yang penting pencairannya cepat," ujar Basuki, Selasa (13/10/2015).
Basuki mengharapkan, proses pencairan utang ini bisa cepat dilakukan, lantaran pihak pemerintah Indonesia sudah memenuhi kewajibannya membayar proyek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka bilang butuh waktu 6 bulan untuk ini itu. Saya bilang, nggak perlu lah selama itu, karena dokumen kita sudah lengkap. Tiga bulan harus sudah cair supaya proyek bisa segera jalan," pungkasnya.
Sebelumnya, sejumlah proyek pembangunan jalan tol yang menggunakan pendanaan dari pinjaman China sudah diteken kontrak pembangunannya. Proyek itu di antaranya, Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu), Soreang-Pasir Koja (Soroja), Solo-Kertosono (Soker), Manado-Bitung, dan Balikpapan-Samarinda.
(dna/dnl)











































