Seharusnya New Priok bisa beroperasi pada September 2014, kemudian diusulkan mundur pengoperasian pada September 2015. Kini, PT Pelindo II (Persero) sebagai pengembang New Priok kembali mengirim surat ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk mengajukan pengunduran pengoperasian.
"September seharusnya Kalibaru (New Priok) sudah beroperasi tapi September nggak jalan, malah mereka minta perpanjangan," kata Jonan di Kemenhub, Jakarta, Jumat (16/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau di dalam perjanjian ada, mereka bayar denda," ujarnya.
Selain New Priok, Jonan menyebut proyek pelabuhan utama, di luar New Priok, untuk mendukung program Tol Laut Jokowi juga belum bisa beroperasi.
"Makassar New Port baru pencanangan, sedangkan Kuala Tanjung baru mau akan dicanangkan," ujarnya.
Dari sisi pelabuhan kecil dan perintis, Kemenhub akan meningkatkan kapasitas pelabuhan lama hingga membangun pelabuhan baru mencapai 400 pelabuhan. Program ini dilakukan secara bertahap sampai 2019.
(feb/ang)










































