Moratorium Utang, Menkeu Surati 19 Menteri Paris Club
Selasa, 01 Mar 2005 17:44 WIB
Jakarta - Menteri Keuangan Jusuf Anwar telah menyurati 19 menteri anggota Paris Club agar program moratorium utang senilai US$ 350 juta pada periode Januari hingga Maret tidak diberikan tambahan bunga (bunga ber bunga). "Saya sudah surati 19 menteri di Paris Club. Mulai Januari kita sudah menghentikan pembayaran. Kita minta suku bunga yang bebas karena bunga ber bunga tidak bagus," kata Menkeu usai Rapat Pansus Aceh, di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (1/3/2005).Selain tidak dikenakan tambahan bunga (bunga-berbunga ) pemerintah meminta masa pembayarannya atau mautiripi juga panjang. "Mereka saat ini belum bisa memberikan komentar sebelum dilakukan rapat pada awal Maret ini," katanya.Disebutkan Menkeu, saat ini pencairan dana bantuan dari dalam negeri maupun luar negeri terkait bencana alam tsunami di Aceh dan Sumut masih menunggu grand design dari pemerintah.Mengingat pembangunan Aceh dilakukan dalam jangka yang panjang atau multi years Menkeu mengaku belum tahu apakah grand design akan ditetapkn melalui Keppres atau bentuk lain. Ditegaskannya pemerintah saat ini lebih mengharapkan bantuan dalam bentuk hibah atau bantuan lunak maupun sangat lunak untuk menciptakan manajemen utang yang prudent atau hati-hati.Trust FundMenkeu juga menyebutkan untuk trust fund ada dua yakni trust fund yang dikelola oleh Bank Dunia maupun Asia Development Bank (ADB). Dimana dana trust fund akan digunakan untuk dana emergency relief (tanggap darurat) dan rehabilitasi. "Nantinya kalau ada pencairan, itu akan disalurkan lewat APBN. Saat ini dana trust fund itu sedang dirapatkan di Paris sambil menunggu damage assesment dan grand design," tukas Menkeu.Terkait dengan bantuan Australia yang dijanjikan sebesar 1 miliar dolar Australia, menurut Menkeu dirinya pada pertengahan Maret ini akan ke Sidney untuk melalukan pembahasan mekanisme pencairan dana bantuan tersebut.
(mar/)










































