JK: Kurang Beras, Suatu Negara Bisa Tumbang

JK: Kurang Beras, Suatu Negara Bisa Tumbang

Lani Pujiastuti - detikFinance
Sabtu, 17 Okt 2015 11:22 WIB
JK: Kurang Beras, Suatu Negara Bisa Tumbang
foto: Wapres JK saat hari pangan di Ogan Ilir (Lani-detikFinance)
Ogan Ilir -

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memandang, pangan memiliki peran penting untuk ketahanan sebuah negara. Bila kebutuhan seperti pakaian hingga kendaraan susah diperoleh ataupun mahal, masyarakat tidak terlalu peduli, namun berbeda dengan pangan seperti beras.

JK menilai, negara bisa tumbang karena warga kekurangan beras. Hal ini diungkapkan JK saat acara panen raya padi dan peringatan hari pangan dunia di Desa Palu, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (17/10/2015).

"Kurang motor, baju, sepatu tidak ada demo. Kurang beras atau pangan bisa tumbang suatu negara," kata JK.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alhasil, JK memandang kebutuhan pangan harus dipenuhi bahkan harus ada surplus sebagai cadangan. Bila muncul kebutuhan mendesak, cadangan pangan bisa dikeluarkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

"Lebih baik banyak daripada kurang. Kalau baju kurang, kita bisa cuci pakai lagi. Kalau pangan nggak bisa. Sudah kita pakai habis. Tidak bisa dihemat-hemat. Harus ada cadangannya," ujarnya.

Untuk meningkatkan produksi, JK menilai perlu ada sentuhan teknologi hingga bantuan alat pertanian seperti traktor dan pompa air. Langkah itu diperlukan untuk mengatasi persoalan kekeringan hingga berkurangannya lahan pertanian karena alih fungsi lahan menjadi pemukiman.

"Kuncinya pengairan, peralatan, teknologi, dan penyuluh yang baik. Satu cara menyejahterakan petani, tingkatkan produktivitas. Kalau menaikkan harga salah, perluas lahan harus babat hutan, itu juga salah," tuturnya.

(feb/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads