Ada Kekurangan Target Rp 140 T, Menkeu: Kita Tunggu Terobosan Pajak

Ada Kekurangan Target Rp 140 T, Menkeu: Kita Tunggu Terobosan Pajak

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Senin, 19 Okt 2015 17:46 WIB
Ada Kekurangan Target Rp 140 T, Menkeu: Kita Tunggu Terobosan Pajak
Foto: Menkeu Bambang Brodjonegoro
Jakarta - Pemerintah memastikan target pajak tahun ini Rp 1.294 triliun tidak akan tercapai. Akan ada shortfall (kekurangan target) pajak Rp 130 triliun-Rp 140 triliun. Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, sangat berharap ada terobosan baru dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, untuk menggenjot penerimaan pajak.

"Untuk tahun 2015, hitungan terakhir kami penerimaan pajak mungkin shortfall sekitar Rp 130 triliun-Rp 140 triliun. Tapi yang paling penting kami jaga defisit harus dijaga pada level yang aman. Yang kita harapkan dan ditunggu terobosan penerimaan pajak," jelas Bambang, saat ditemui di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (19/10/2015).

Bambang mengakui, memang selama ini target penerimaan pajak banyak yang meleset dari target yang ditetapkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami akui sudah beberapa tahun penerimaan pajak nggak bisa mendekati target. Kerja sama DPR dan pemerintah diharapkan membantu penerimaan pajak 2016 dan seterusnya. Kita harap ada terobosan yang membuat basis penerimaan pajak jadi lebih besar," kata Bambang.

Meski begitu, Bambang menilai, defisit anggaran di tahun ini masih dalam level aman yaitu di bawah 2,5%. "Pokoknya defisit aman, karena belanja mungkin sekitar 5-6% yang tidak terserap jadi nanti tambahan pembiayaan akan banyak berasal dari pinjaman multilateral," katanya.

Di samping itu, Bambang menambahkan, pihaknya akan melakukan berbagai efisiensi anggaran agar angka defisit tidak terlalu melebar.

"(Efisiensi) Itu akan terjadi dengan sendirinya, memang kita pada akhirnya tidak mau lagi ada pengalihan belanja yang tidak perlu, jadi kalau tidak bisa dieksekusi ya ya sudah jangan dialihkan ke sesuatu yang tidak produktif," pungkasnya.

(drk/dnl)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads