Minimarket Dianggap Jadi Indikator Kemajuan Desa

Minimarket Dianggap Jadi Indikator Kemajuan Desa

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 20 Okt 2015 13:02 WIB
Minimarket Dianggap Jadi Indikator Kemajuan Desa
Jakarta - Menteri Bappenas/PPN Sofyan Djalil mengatakan masih banyak pemerintah daerah (Pemda), belum memiliki indikator pembangunan yang akurat untuk menggenjot ekonomi di wilayahnya. Salah satunya, bisa dilihat dari menjamurnya minimarket di hingga ke pelosok desa.

Sofyan menyebut, banyak Pemda beranggapan pembangunan minimarket di desa-desa bisa dianggap sebagai salah satu indikator percepatan ekonomi desa. Padahal yang perlu didorong adalah toko-toko kecil yang selama ini sudah ada di desa-desa yang mencakup banyak ekonomi keluarga.

"Bukan (minimarket). Itu indikator yang keliru, seolah kalau sudah ada minimarket lain itu sebuah desa dikatakan sudah maju," kata Sofyan di acara Launching Indeks Pembangunan Desa 2014, di kantor Bappenas, Jakarta, Selasa (20/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sofyan, desa punya karakter ekonomi sendiri sehingga pemberian izin pendirian minimarket oleh Pemda dinilai tidak tepat, bahkan malah mematikan karakter ekonomi desa-desa.

"Menurut saya harusnya minimarket itu bukan indikator yang tepat. Karena di desa itu daerah ekonomi sudah punya karakternya, kalau ada minimarket di desa, bagaimana nasib toko (kecil) punya ibu dan bapak itu akan hilang," jelas Sofyan.

Sofyan menuturkan, keberadaan satu minimarket saja bisa puluhan warung-warung kecil di sekitarnya menjadi kerdil.

"Satu minimarket bisa matikan warung-warung. Sense kurang tepat kalau ada minimarket dibiarkan di desa," pungkasnya.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads