Kinerja 1 Tahun Pemerintah, Sofyan Djalil: Ibarat Baru Main Bola 15 Menit

Kinerja 1 Tahun Pemerintah, Sofyan Djalil: Ibarat Baru Main Bola 15 Menit

Muhammad Idris - detikFinance
Selasa, 20 Okt 2015 15:07 WIB
Kinerja 1 Tahun Pemerintah, Sofyan Djalil: Ibarat Baru Main Bola 15 Menit
Jakarta -

Di internal pemerintah punya penilaian sendiri terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Misalnya Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Sofyan Djalil punya pendapat.

Menurutnya kinerja tim pemerintahan saat ini sudah baik, namun ia mengibaratkan periode pemerintahan yang baru 1 tahun ini masih relatif singkat untuk melakukan penilaian secara menyeluruh. Sofyan mengibaratkan seperti fase pertandingan sepak bola yang baru berlangsung 15 menit dari total 2x45 menit dalam satu pertandingan.

"Secaar over all oke, bagus. Ibaratnya kita ini main sepak bola ini baru ke menit 15. So far oke. kemudian kalau lihat survei yang dilakukan itu tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah satu tahun cukup bagus walaupun ada faktor pelemahan ekonomi dunia," kata Sofyan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sofyan mengatakan selama setahun terakhir, sudah banyak kebijakan fundamental yang telah dilakukan pemerintahan Jokowi-JK. Ia mencontohkan adanya program proses izin investasi untuk perusahaan asing yang kini bisa diurus 3 jam di Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)

"Upaya-upaya yang dilakukan pemerintah luar biasa, reformasi birokrasi perizinan yang tadinya di BKPM sampai berbulan-bulan, bertahun-tahun, bahkan sekarang sudah ada izin 3 jam," katanya.

Misalnya soal perizinan sektor ketenagalistrikan, izin membangun pembangkit listrik awalnya adalah 49 izin dengan waktu yang dibutuhkan mencapai 923 hari. Sejak diberlakukan Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) pada Januari 2015, izin disederhanakan menjadi 25 izin, dengan waktu yang dibutuhkan 256 hari, bahkan Presiden Jokowi meminta dipersingkat lagi.

"Kemudian yang bertahun-tahun izin listrik sekarang sudah bisa diselesaikan secara singkat," katanya.

Β 

Selain itu, di bidang pemberantasan illegal fishing, sudah banyak yang dilakukan oleh pemerintah, mulai dari penertiban kapal ilegal hingga tindakan penenggelaman kapal pencuri ikan.

"Di laut, begitu pemerintah ini baru dilantik, lebih dari 70.000 kapal ilegal ditertibkan. hari ini praktis laut kita bersih dari kapal ilegal pukat-pukat tradisional pun mulai hidup kembali, nelayan kembali bisa tangkap ikan," katanya.

(hen/rrd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads