Ia mengungkapkan, Presiden Jokowi termasuk orang yang berani alias punya nyali. Rizal menyampaikan hal ini karena sudah ada buktinya.
"Presiden Jokowi punya nyali. Apa buktinya? Peringatan TNI 5 Oktober itu nembakin bom asli dan pakai peluru tajam. Pilot F-16 itu betulan. Upacara militer belum ada pakai amunisi tajam," kata Rizal dalam acara dialog Rembuk Nasional 'Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK: Kedaulatan Pangan, Pembangunan Energi, dan Keunggulan Maritim, di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah nembak 5 derajat abis tuh elit Indonesia di dalam tenda," katanya.
Sebelumnya Presiden Joko Widodo terpukau melihat aksi para prajurit unjuk kebolehan dalam peringatan hari jadi TNI beberapa waktu lalu. Hal yang menarik adalah ketika para prajurit TNI menggunakan peluru tajam dalam melakukan aksi.
"Secara khusus Presiden beri apresiasi luar biasa bagi HUT TNI. Dalam show-nya selama ini tidak pernah pakai peluru tajam. Tadi kita lihat bersama-sama bagaimana pesawat dan lain-lain menggunakan peluru tajam," ungkap Sekretari Kabinet Pramono Anung beberapa waktu lalu.
Menurut Pramono aksi seperti itu tak akan dilakukan apabila hubungan pemerintah dengan TNI tidak harmonis. Dia menyebut bahwa dalam setahun masa jabatan pemerintahan Jokowi-JK memang dekat dengan institusi atau kelompok mana pun.
(hen/rrd)











































