Ia memaparkan soal target dan capaian yang sudah tercapai di sektor pariwisata, kelautan dan perikanan, perhubungan. "Dua minggu setelah jadi Menko saya bebaskan visa kunjungan banyak negara. Negara ideologi ekstrem dan negara pengedar narkotika kita coret," kata Rizal Ramli di Balai Sarwono, Jeruk Purut, Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (20/10/2015).
Di sektor pariwisata, banyak target yang akan dicapai Rizal Ramli seperti serapan tenaga kerja sektor pariwisata, peningkatan kunjungan jumlah kapal pesiar, penambahan jumlah daerah tujuan wisata baru di luar Bali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Danau Toba, dirinya akan mengembangkan tujuan wisata Candi Borobudur agar lebih mendunia.
"Borobudur kita ingin buat religion destination tourism, jadi harus dijaga kesakralannya. Kalau ini dilaksanakan efektif dan hati-hati maka dampaknya akan luar biasa. Mulai bulan depan kami akan undang biksu-biksu muda di seluruh dunia untuk datang," katanya.
Selain Bali, Danau Toba, dan Borobudur, pihaknya menyiapkan Bromo jadi kawasan wisata utama termasuk Flores.
"Saya ngomong begini saya, empat investor mau daftar. Mereka melihat dream ini real bisa digarap," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Rizal Ramli berterima kasih kepada jajaran kementeriannya seperti sektor perhubungan, pariwisata, kelauatan dan perikanan, hingga energi dan sumber daya mineral.
"Saya terima kasih menteri-menteri di bawah saya berani-berani. Ada Jonan, Basuki, Susi, ada juga yang bandel jarang dateng rapat tapi tetap berani, hanya satu menteri yang nggak berani karena merasa backing-nya kuat," katanya.
Para menteri-menteri ekonomi Kabinet Kerja kumpul bareng di acara Rembuk Nasional Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, di Balai Sarwono, Jeruk Purut, Kemang, Jakarta Selatan. Para menteri akan membahas kedaulatan pangan, pembangunan energi, dan keunggulan maritim.
Selain para menteri ekonomi, hadiri pula dalam acara tersebut, seperti Dewan Pertimbangan Presiden Sidarto Danusubroto, Kepala Badan Ketahanan Pangan Dardjita Budi yang mewakili Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Deputi Bidang Koordinasi Penanaman Modal BKPM Azhar Lubis.
Turut datang ke acara tersebut Rektor Universitas Paramadina Firmanzah dan perwakilan duta besar negara-negara sahabat. Saat ini masing-masing menteri sedang memaparkan pencapaian apa saja selama 1 tahun pemerintahan Jokowi-JK khususnya di bidang kedaulatan pangan, energi, dan maritim.
(hen/rrd)










































