Mendag: Ekspor RI Tahun Ini Turun 14%

Mendag: Ekspor RI Tahun Ini Turun 14%

Michael Agustinus - detikFinance
Rabu, 21 Okt 2015 13:01 WIB
Mendag: Ekspor RI Tahun Ini Turun 14%
Jakarta - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Lembong memperkirakan ekspor tahun ini baik migas maupun non migas turun 14% dibandingkan realisasi ekspor tahun lalu. Hal ini karena kondisi perekonomian global sedang lesu.

"Kenyataan tahun ini ekspor dan impor mengalami kontraksi signifikan. Ekspor tahun ini turun 14% dan impor turun 175. Migas maupun non migas," kata Lembong ditemui usai konferensi pers 30th Trade Expo Indonesia di JI Expo, Jakarta, Rabu (21/10/2015).

Untuk 2016 mendatang, β€ŽLembong menargetkan ekspor bisa naik sekitar 6-7% sesuai proyeksi dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Lalu pada 2017 sampai 2019, ekspor dipatok naik belasan persen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

β€Ž"Untuk sementara ini terus terang ini saya ikut proyeksi Bappenas. Itu kan lembaga perencanaan pembangunan nasional. Tahun depan diproyeksikan ekspor naik 6-7%. 2017 tembus belasan persen, pelan-pelan belasan persen per tahun. Ini dari Bappenas," paparnya.

Sebagai upaya meningkatkan kinerja ekspor, Lembong menyatakan akan melakukan pendekatan khusus ke negara-negara tujuan ekspor non tradisional. Caranya mulai dari meningkatkan promosi, memperbaiki pelayanan ekspor, melakukan kunjungan ke negara-negara tersebut, mengundang buyers, dan sebagainya.

β€Ž"Pengamatan saya, misalnya di TEI (Trade Expo Indonesia) ini, banyak buyers dari negara non tradisional seperti Nigeria, Arab Saudi. Pertumbuhan ke negara-negara tersebut cukup besar," ucapnya.

Pihaknya akan menggandeng Kementerian Luar Negeri untuk melakukan diplomasi perdagangan ke negara-negara tujuan ekspor non tradisional.β€Ž "Kemenlu sangat berperan. Sinergi Kemendag dan Kemenlu sangat penting. Mereka ujung tombak hubungan kita dengan mancanegara," tutupnya.

(rrd/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads