Sebelum Jokowi Umumkan, Impor Beras Sudah Diduga Terjadi

Sebelum Jokowi Umumkan, Impor Beras Sudah Diduga Terjadi

Suhendra - detikFinance
Rabu, 21 Okt 2015 13:40 WIB
Sebelum Jokowi Umumkan, Impor Beras Sudah Diduga Terjadi
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan Indonesia mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam menjelang akhir tahun. Sebelum ada keputusan pemerintah, peluang impor beras sudah diprediksi sejak awal.

Ketua Umum Asosiasi Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) Sutarto Alimoeso salah satu yang sudah menduga akan ada impor beras di tahun ini saat awal 2015. Ia beralasan ada dua faktor yang membuat kebijakan impor beras tak bisa terelakan.

"Sebenarnya keputusan impor beras, saya pernah menyampaikan kita sudah menduga bakal terjadi, untuk stok nanti pada saat Januari-Maret (2016)," kata Sutarto kepada detikFinance, Rabu (21/10/2015)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyebab impor beras tak bisa dihindari setidaknya ada 2 faktor. Pertama, soal mundurnya musim tanam padi akhir tahun lalu, yang berdampak pada masa panen hingga musim panen awal 2015. Bahkan lebih dari itu, area tanam pun berkurang sehingga mempengaruhi produksi.

"Dulu musim tanam mundur, ini tentunya berdampak pada luas area panen juga terpengaruh," kata Sutarto.

Kedua, faktor adanya cuaca ekstrem El Nino yang membuat kemarau panjang sehingga ketersedian air untuk persawahan berkurang. Meskipun pemerintah sudah berupaya memberikan bantuan pompa air, namun menurut Sutarto, El Nino 2015 lebih serius dari El Nino parah di 1997.

"Jadi itu yang sebenarnya berat produksi kita, gangguan terhadap produksi. El Nino ini yang memperberat produksi," katanya.

Ia mengatakan, di akhir tahun ini kegiatan panen sudah semakin menipis. Bahkan perusahaan-perusahaan penggilingan mulai menghentikan produksinya. Kondisinya akan mempengaruhi stok beras di awal tahun depan saat musim paceklik atau jelang musim panen.

Hari ini Presiden Jokowi, memastikan Indonesia akan mengimpor beras dari Thailand dan Vietnam. Impor beras ini sebagai cadangan beras untuk kebutuhan di dalam negeri hingga awal tahun depan.

"Ini impor itu kita lakukan untuk memperkuat cadangan beras nasional, tetapi bisa ditaruh di Vietnam atau Thailand, bisa ditaruh di sini," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan meski Indonesia mengimpor beras dari Vietnam dan Thailand, namun pasokan beras bisa disimpan di kedua negara tersebut sebagai jaga-jaga. Bila kebutuhan mendesak karena produksi terganggung karena El Nino, maka beras-beras tersebut bisa masuk ke Indonesia.

(hen/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads