Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman, tak risau dengan hujan yang tak kunjung datang, meski sudah terlambat satu bulan dari siklus normal.
Menurutnya dengan melihat pola dan lokasi hujan gerimis yang terjadi saat ini, curah hujan yang merata diperkirakan akan terjadi di sebagian sentra padi mulai awal November nanti. Di Jawa Barat, bahkan sudah mulai hujan deras beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amran menambahkan prediksi hujan tersebut berdasarkan pada pemantauan arah angin dan awan hujan yang sudah mulai terdeteksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
"Tadi barusan saya telepon Ibu Nurhayati. Beliau itu Plt Deputi Meteorologi BMKG, dan memang sudah terbukti di Jawa Barat sudah mulai hujan Oktober ini," jelas Amran.
Dengan ramalan cuaca dari BMKG tersebut, pihaknya memperkirakan petani sudah bisa mulai menanam padi pada pertengahan November.
"Biasanya petani mulai mengolah lahan itu setelah 2-3 minggu hujan pertama. Hitungan kami November awal sudah turun hujan, jadi saat hujan curahnya deras langsung tanam," tutur Amran.
Dengan hitungan parameter cuaca oleh BMKG tersebut, Amran meminta petani tak perlu panik atas isu musim tanam akan molor hingga tahun depan seperti yang ditakutkan banyak kalangan.
"Kalau tepat semua, cenderungnya standing crop (tegakan tanaman padi) tetap ada, jadi stok (beras) aman di awal tahun. Soalnya di beberapa tempat kaya Jawa Barat kan sudah mulai hujan," tutupnya.
(hen/hen)











































