Menkeu Klaim Banyak Perusahaan Minati Paket Jilid V

Menkeu Klaim Banyak Perusahaan Minati Paket Jilid V

Maikel Jefriando - detikFinance
Kamis, 22 Okt 2015 19:38 WIB
Menkeu Klaim Banyak Perusahaan Minati Paket Jilid V
Jakarta - Pemerintah baru saja meluncurkan paket kebijakan ekonomi jilid V. Melalui Kementerian Keuangan diumumkan kebijakan insentif pajak berupa potongan Pajak Penghasilan (PPh) untuk perusahaan yang melakukan revaluasi aset.

Meski demikian, kebijakan tersebut ternyata sudah disosialisasikan terlebih dahulu ke berbagai perusahaan. Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menuturkan banyak perusahaan yang sudah menyatakan minatnya.

"Iya (banyak peminat), kita sudah ini, sudah roadshow, keliling," ujarnya di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Bambang, kebijakan ini sangat menguntungkan bagi perusahaan. Dengan permodalan yang lebih baik, perusahaan bisa menarik pinjaman yang lebih besar dari sebelumnya.

"Ya dia melakukan itu karena memperbaiki struktur permodalan dan dia nanti kan bisa pinjam lebih tinggi dan modalnya lebih sehat, gitu," terang Bambang.

Bambang mencontohkan, PT PLN (Persero) yang sebelumnya menderia kerugian. Setelah revaluasi aset, perusahaan bisa kembali lagi memanfaatkan modalnya untuk melakukan berbagai aksi korporasi.

"Ini kan BUMN sebagai contoh. PLN saja yang seperti Pak Menko sampaikan tahun 2000, sekarang saja nilainya sudah beda lagi pasti. Bulog, gudang di mana-mana, kantor pos gudang di mana-mana. Itu kan tanah semua itu, yang nilainya jaranglah dihitung kembali," paparnya.

(mkl/rrd)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads