Jokowi Minta BUMN Bentuk Holding, Perindo: Kami Siap

Jokowi Minta BUMN Bentuk Holding, Perindo: Kami Siap

Lani Pujiastuti - detikFinance
Senin, 26 Okt 2015 08:02 WIB
Jokowi Minta BUMN Bentuk Holding, Perindo: Kami Siap
Foto: Lani/detikFinance
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelum pekan lalu mengumpulkan seluruh direktur utama BUMN di kantornya. Jokowi menegaskan BUMN harus bisa menghasilkan keuntungan dan melakukan transformasi bisnis secar cepat.

Jokowi juga menghimbau agar BUMN-BUMN dengan kegiatan bisnis sejenis bisa bergabung agar makin kuat.

"Presiden berpesan agar BUMN bisa untung dan transformasi harus cepat. Beliau punya pemikiran bagaimana BUMN bisa menjadi agen pembangunan dan agen peningkatan perekonomian bangsa. Jadi itu pesan yang kami terima antara lain kami sebagai manajemen bekerja cepat untuk segera menangkap berbagai peluang yang ada," ungkap Direktur Utama Perum Perikanan Indonesia, Agus Suherman ditemui detikFinance di kantornya, Muara Baru, Jakarta Utara, Kamis (22/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, Presiden menginginkan agar BUMN bisa bangkit dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekokomi. Selain meminta BUMN bisa untung, Presiden juga menghimbau BUMN-BUMN dengan kegiatan bisnis sejenis bisa bergabung membentuk holding company.

"Iya beliau juga menyinggung BUMN yang sejenis-sejenis untuk bisa holding. BUMN bidang perikanan yang sejenis dengan Perum Perikanan kan ada PT Perikanan Nusantara. Holding BUMN, kami Perum Perikanan Indonesia sudah siap," ujarnya.

Agus menatakan, Perum Perindo pernah mengusulkan hal tersebut secara lisan dalam sebuah forum dapat dengan anggota DPR Komisi VI dan kepada Menteri BUMN lama.

"Dulu saya pernah mengusulkan itu ke menteri BUMN yang lama supaya bisa jadi satu dan menjadi besar. Sekarang tampaknya Presiden juga menghendaki demikian. Mudah-mudahan bisa segera disetujui oleh Menteri maupun komisi VI DPR RI. Secara lisan saya pernah menyampaikan itu di sebuah rapat," ungkapnya. 

(ang/ang)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads