Follow detikFinance
Senin, 26 Okt 2015 13:17 WIB

Simulasi Izin Investasi 3 Jam di BKPM, Ternyata Bisa 30 Menit

Michael Agustinus - detikFinance
Jakarta - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) hari ini (26/10/2015) mulai membuka layanan izin investasi 3 jam. Investor yang tadinya butuh waktu berhari-hari untuk mengurus izin-izin investasi kini hanya perlu datang langsung ke Kantor BKPM dan duduk manis di ruang tunggu.

Investor cukup datang sendiri ke Kantor BKPM dengan membawa kartu identitas dan flowchart bisnis ke Kantor BKPM untuk mengurus izin investasi dalam waktu 3 jam.

Dalam waktu paling lama 3 jam, investor sudah bisa memperoleh 3 izin pokok untuk investasi, yaitu izin prinsip investasi, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), akta pendirian perusahaan, sekaligus mem-booking tanah untuk pembangunan pabrik.

"Hari ini kita siap memberikan layanan izin investasi 3 jam," kata Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal BKPM, Lestari Indah, dalam konferensi‎ pers di Kantor BKPM, Jakarta, Senin (26/10/2015).

‎Sebagai bukti kesiapannya, BKPM melakukan simulasi layanan izin investasi 3 jam. Simulasi dimulai dengan kedatangan investor ke Pusat Layanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di Kantor BKPM, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta. Begitu masuk, investor langsung mengambil nomor antrean di samping pintu masuk.

Pendamping investor langsung menjemput dan mengantarkan investor masuk ke ruang tunggu. ‎Di ruang tunggu, investor menyampaikan rencana investasinya kepada Direktur Pelayanan Perizinan Penanaman Modal BKPM dan menyerahkan dokumen. Setelah itu, pendamping investor segera membawa dokumen tersebut dan membantu pengurusan izin 3 jam.

Sedangkan investor cukup duduk saja menunggu di ruang tunggu yang terletak di pojok Front PTSP. Di ruangan ini tersedia televisi layar datar berukuran 29 inch, kursi sofa, teh dan kopi, serta dispenser yang menyediakan air panas maupun air dingin. Investor bisa duduk menonton televisi sambil menikmati kopi hangat di ruangan ini.

‎Sementara itu, pendamping investor langsung mendistribusikan dokumen. Pertama, pendamping investor mendatangi meja pelayanan izin investasi. Petugas memasukan data-data investor dan membuatkan izin prinsip investasi. Waktu yang dibutuhkan untuk mengurus izin investasi dalam simulasi ini menurut perhitungan detikFinance hanya 5 menit.

Kemudian pendamping investor datang ke meja pelayanan Ditjen Pajak. Di sini, pendamping investor membantu pengurusan NPWP, hanya dalam 5 menit, kartu NPWP sudah jadi.

Pendamping investor lalu menjemput investor di ruang tunggu untuk memilih langsung tanah yang ingin di-booking. Pendamping investor mengantarkan investor ke meja pelayanan Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR). Di meja ini sudah tersedia monitor berukuran 28 inch yang memperlihatkan peta lahan milik Kementerian ATR.

Investor bisa menanyakan berbagai informasi kepada petugas di meja ini, mulai dari lokasi, kecocokan lahan, kondisi sosial masyarakat, dan sebagainya. Setelah berdikusi dengan petugas, investor bisa memilih 2 lokasi untuk di-booking. Surat Keterangan Booking Tanah segera diberikan. Proses simulasi booking tanah hanya memakan waktu 10 menit.

Selesai mem-booking tanah, investor kembali ke ruang tunggu bersama pendamping. Notaris turun langsung ke ruang tunggu ‎untuk mengesahkan akta pendirian perusahaan. Ada 4 produk layanan izin investasi 3 jam, yakni izin investasi, NPWP, Akta Pendirian Perusahaan, dan Surat Keterangan Booking Tanah sudah selesai dan diserahkan langsung oleh Direktur Pelayanan Perizinan Penanaman Modal BKPM.

Untuk membayar biaya pembuatan Akta Pendirian Perusahaan, investor cukup menggesek kartu di alat Modul Penerimaan Pajak dan PNBP (MPN) layanan dari Bank BNI. Alat ini serupa dengan alat untuk menerima pembayaran dari kartu kredit atau kartu debit.

Berdasarkan perhitungan detikFinance, semua proses pelayanan izin investasi 3 jam ini dalam simulasi hanya membutuhkan waktu 30 menit.

Lestari membenarkan bahwa sebenarnya layanan izin investasi 3 jam bisa diselesaikan dalam waktu kurang dari 3 jam. Namun, BKPM menetapkan waktu layanan 3 jam untuk lebih memberi kepastian pada investor.

‎"Investor kan yang diperlukan kepastian waktu dan persyaratan. Kalau kita beri 3 jam, kalau lebih cepat kan lebih baik. Itu kepastian yang bisa kita berikan," ucapnya.

Pada tahap awal ini, BKPM hanya menyiapkan 2 orang pendamping investor. Seandainya ada beberapa investor yang datang sekaligus, tentu pengurusan izin butuh waktu lebih lama karena pendamping terbatas. Karena itu, BKPM akan menambah lagi pendamping investor sesuai kebutuhan.

"Pendamping tergantung jumlah investor yang harus dilayani. Hari ini ready 2 pendamping," katanya.

Layanan izin 3 jam hanya dapat dinikmati oleh investor yang mau menanam modal dengan nilai lebih dari Rp 100 miliar, atau membangun industri yang menyerap tenaga kerja sampai lebih dari ‎1.000 orang.

Layanan ini juga hanya berlaku untuk investasi di bidang industri, tidak untuk sektor jasa. Investor juga harus datang sendiri ke Kantor BKPM untuk mengurusnya, tidak boleh diwakilkan.

Caranya, pihak investor datang ke Kantor BKPM, dengan membawa data diri berupa kartu identitas atau paspor, akta perusahaan asing (untuk investor asing), dan flow chart kegiatan usaha.

(hen/hen)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed