Rini: BUMN Akuisisi Tol Becakayu yang Mangkrak 17 Tahun

Rini: BUMN Akuisisi Tol Becakayu yang Mangkrak 17 Tahun

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Senin, 26 Okt 2015 15:04 WIB
Rini: BUMN Akuisisi Tol Becakayu yang Mangkrak 17 Tahun
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, menyebut perusahaan pelat merah memiliki peran di sektor pengembangan infrastruktur. Salah satu wujudnya ialah BUMN pengambilalihan pekerjaan ruas Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) yang mangkrak tanpa kelanjutan selama 17 tahun.

Proyek Tol Becakayu kini diakuisisi dan dikerjakan oleh BUMN konstruksi, PT Waskita Karya Tbk (WSKT).

"Hak pengelolaan ruas tol Becakayu, diberikan di tahun 1997 kepada PT Kresna Kusuma Dyandra Marga. Krisis 1997-1998 mengakibatkan pembangunan terhenti. Proyek ini kemudian diambil alih Waskita. Becakayu diharapkan dapat mengurai kemacetan di Jakarta dan Bekasi," kata Menteri BUMN Rini Soemarno saat press conference laporan kinerja BUMN selama 1 tahun kabinet kerja di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (26/10/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah 1 tahun diambil alih oleh Waskita, Rini menyebut proses konstruksi berlangsung sangat cepat. Pekerjaan konstruksi ruas tol sepanjang 21 kilometer (km) telah mencapai angka 33,9%. Tidak hanya itu, proyek ini diklaim mampu mempekerjakan 7.710 orang.

Pada kesempatan itu, Rini juga memperbaharui perkembangan 4 ruas proyek Tol Trans Sumatera hingga 10 Oktober 2015. Ruas Medan-Binjai pengadaan lahan sudah mencapai 70% dan konstruksi sebanyak 2,36%, ruas Pekanbaru-Kandis-Dumai pengadaan lahan mencapai 7,72% dan pekerjaan konstruksi belum dimulai, Palembang-Indralaya pebebasan lahan baru 34,52% dan konstruksi sudah 3,86%, kemudian Bakauheni-Terbanggi Besar pembebasan lahan mencapai 0,19% dan konstruksi sebanyak 0,48%.

(feb/ang)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads