JK: Bulan Depan Beras Impor Masuk

JK: Bulan Depan Beras Impor Masuk

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 26 Okt 2015 20:40 WIB
JK: Bulan Depan Beras Impor Masuk
Jakarta - Pemerintah telah memastikan mengimpor beras untuk menjaga cadangan beras nasional dan stabilitas harga di pasar. Bulan depan, beras impor tersebut akan masuk ke dalam negeri ke gudang-gudang Perum Bulog.

Hal ini diungkapkan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kantornya, Jalan Veteran, Jakarta, Senin (26/10/2015)

"Untuk menjaga stabilitas harga dan stok nasional, itu apapun harus‎ dilaksanakan karena itu untuk menjaga rakyat kita sudah impor. Nanti saya kira bulan depan bisa masuk," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

‎JK menyebutkan beras impor yang masuk sebanyak 1,5 juta ton yang berasal dari Vietnam. Beras impor ini sebagai cadangan untuk kebutuhan Bulog Januari-Maret 2016 saat masa paceklik atau sebelum panen raya. Kebutuhan Bulog selama ini untuk distribusi raskin/rasta, operasi pasar ketika harga di pasar naik, dan kebutuhan jaga-jaga ketika ada bencana alam.

"Iya (1,5 juta ton dari Vietnam). Kalau nggak nanti bahaya," tegasnya.

Impor beras merupakan akibat dari kemarau yang berkepanjangan yang dipicu oleh fenoman El Nino. Sehingga menggeser masa tanam dari para petani padi di Indonesia dan kekeringan yang membuat pasokan air berkurang. Ini adalah kejadian yang sulit dihindari dan banyak negara juga mengalami persoalan yang sama.

"Apapun yang ditanam itu butuh air, terkecuali adalah beberapa. Kalau airnya tidak ada, apapun upaya kita, berapa pun peralatan yang dipunya, tidak air bagaimana?" tanya JK.

Menurut JK persoalan kemarau memang fenomena alam yang tak bisa dilawan oleh manusia. Pemerintah memang punya target tak impor beras sebagai tanda swasembada.

"Kemarau inikan, pandangan mata sendiri, bukan kesalahan pertanian. Tidak. Bukan kesalahan siapa‎-siapa. Tapi alam ini tidak bisa dilawan kalau terjadi begini. Kita harus menyesuaikan diri," ujar JK.



(mkl/hen)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads