Tahun 2015 ini sejumlah proyek jembatan bentang panjang di Indonesia Timur mulai dibangun oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Salah satunya adalah proyek pembangunan Jembatan Pulau Balang di Balik Papan Kalimantan Timurβ sepanjang 804 meter.
Jembatan ini merupakan kelanjutan dari pembangunan jembatan Pulau Balang I dengan total panjang keseluruhan jembatan Pulau Balang I dan II mencapai 1,27 km.
Kontrak pembangunan jembatan ini telah dilakukan pada 21 Agustus 2015 dengan nilai Kontrak Rp 1,33 triliun yang terbagi dalam 4 tahun anggaran 2015-2019 yang sepenuhnya ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dipercaya sebagai pelaksana pembangunan konstruksi adalah PT Hutama Karya, PT Adhi Karya dan PT Bangun Cipta yang bekerja sama dengan konsep Kerja Sama Operasi (KSO).
Jembatan Pulau Balang II akan menghubungkan daratan Balikpapan dengan Pulau Balang, kemudian menyambung ke Jembatan Pulau Balang I dari Pulau Balang ke daratan Penajam.
"Nanti jembatan ini akan terhubung dengan Jalan Trans Kalimantan. Dari mulai Penajam-Jembatan Pulau Balang-Pelabuhan Kariangau-Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, nanti semua terhubung. Jadi kita bukan sekedar bikin infrstruktur, tapi membangun keterpaduan wilayah," kata Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Selasa (27/10/2015).
(dna/ang)











































