Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Perdagangan untuk 'rakus' dalam upaya mendorong perdagangan Indonesia. Jokowi juga menegaskan perlunya proses dan waktu dalam reformasi ekonomi Indonesia, sehingga pengusaha perlu bersabar.
"Seperti orang bijak bilang, takutlah jika orang lain tamak, dan tamaklah jika orang lain takut. Sebagai presiden Republik Indonesia, saya tidak bisa mengatakan kepada Anda sekalian untuk tamak, tapi saya akan minta Menteri Perdagangan melakukan itu untuk saya,” kata Jokowi.
Hal itu dia sampaikan dalam gala dinner di hadapan kalangan bisnis dan pengambil kebijakan di kantor US Chamber of Commerce, Washington DC, AS (26/10/2015). Perkataan Jokowi disambut tawa oleh hadirin yang berjumlah sekitar 250 orang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Membuat hal menjadi rumit adalah mudah, tapi membuat hal jadi sederhana adalah sulit. Si jenius Steve Jobs pendiri Apple membuat produk elektronik yang rumit jadi simpel dan mudah dipakai. Karena itu, jika upaya sepertinya berjalan lama, mohon bersabar,” kata Jokowi.
“Reformasi ekonomi adalah proses. Reformasi ekonomi butuh waktu. Kita mungkin tidak bisa membenarkannya secara cepat, tapi kita harus terus mereformasi dan meningkatkannya sehingga menjadi benar,” imbuhnya.
(ang/ang)











































