"El Nino effect pengaruh terhadap harga makanan. Tekanan harga makanan berpengaruh ke inflasi," kata Ekonom DBS Group Research, Gundy Cahyadi dalam diskusi DBS Asian Insight Media Luncheon di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2015).
Selain ada El Nino effect, tekanan terhadap inflasi atau kenaikan harga pangan juga dipicu oleh sikap retailer. Retailer telah menaikkan harga karena ketakukan berlebih terhadap volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Sebab, ada komoditas pangan seperti gandum yang sangat bergantung terhadap impor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini diproyeksi bisa berlanjut sampai tahun 2016. Meski demikian, angka inflasi Indonesia lebih terkendali bila dibandingkan negara tangga dan kawasan Asia.
"Tahun 2015 ini actually inflasi turun. India, Korsel turun. Nah, Indonesia trennya itu stabil dan cenderung meningkat," jelasnya.
(feb/ang)











































