Ini Manfaat Ada Jembatan Holtekamp 733 Meter di Jayapura

Dana Aditiasari - detikFinance
Rabu, 28 Okt 2015 12:05 WIB
Jakarta - Pembangunan Jembatan Holtekamp sepanjang 733 meter di Jayapura, Papua, telah mencapai kemajuan 4,2% sejak dimulai pembangunannya pada Mei 2015 lalu. Proyek jembatan terpanjang di Papua ini, diyakini akan mendatangkan banyak manfaat bagi pengembangan kawasan di Pulau yang berbatasan dengan Papua Nugini tersebut.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono mengatakan, Proyek ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan semakin berkembangnya Kota Jayapura, membuat kota ini semakin padat dan membutuhkan daerah pengembangan baru menuju Distrik Muara Tami.

Sayangnya, kata dia, selama ini pembangunan Distrik Muara Tami sulit dilakukan karena secara geografis lokasinya terpisah oleh Teluk Youtefa.

"Dari kawasan Pemerintah ke Muara Tami jaraknya 50 kilometer (km) waktu tempuhnya 2,5 jam, karena harus memutar teluk. Kalau ada jembatan Holtekamp, jaraknya bisa dipangkas jadi hanya 33 km, waktu tempuhnya hanya 1,5 jam," kata Basuki, saat berbincang dengan detikFinance, Rabu (28/10/2015).

Selain menjadi penghubung dengan kawasan pengembangan baru, jembatan ini akan menjadi pintu akses baru penghubung dengan negara tetangga Papua Nugini.

"Jembatan ini dapat meningkatkan hubungan perekonomian antara Indonesia dan Papua Nugini, yang selama ini telah berjalan melalui pintu perbatasan Negara di Skow," kata Basuki.

Dengan integrasi ini, sejumlah potensi pengembangan kawasan yang selama ini sulit dilakukan pun bisa lebih mudah diwujudkan di sepanjang trase jalan. "Seperti contohnya adalah kawasan wisata Pantai Hamadi, Teluk Youtefa dan Pantai Holtekamp," pungkas dia.

(dna/rrd)