Terkait hal tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono,โ terus melakukan pemantauan dan pengawasan seperti yang dilakukannya kemarin, Rabu (28/10/2015).
Basuki melakukan kunjungan kerja dan langsung melakukan pemantauan baik darat mau pun udara di ruas-ruas jalan perbatasan yang sedang dilakukan pekerjaan pembukaan trase jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ruas jalan Mensalong-Tou Lumbis saat ini sudah tembus sepanjang 133,25 km. Jadi masih tersisa yang belum tembus hanya 14,7 km," ujar Basuki dalam keterangannya Kamis (29/10/2015).
Basuki menjelaskan, saat ini pekerjaan yang masih tersisa di ruas Mensalong-Tou Lumbis adalah pembangunan jembatan. Karena trase jalan di ruas ini melintasi beberapa sungai sehingga diperlukan jembatan agar seluruh ruas bisa terbangun.
"Saya kira sudah hampir tembus semua kecuali jembatan. Tahun 2016 jembatan akan kita pasang di ruas Mensalong-Tou Lumbis yang sudah tembus. Selain itu kita akan perbaiki geometrinya (sudut kemiringan permukaan jalan)," papar dia.
Ruas Mensalong-Tou Lumbis adalah jalan akeses menuju pintu lintas batas Indonesia-Malaysia. Jalan ini nantinya akan terhubung dengan jalan lintas paralel atau jalan yang terbentang sejajar dengan garis perbatasan yang pekerjaannya juga sedang dilakukan.
Pembangunan kawasan perbatasan merupakan bagian prioritas pembangunan โjalan nasional Trans Kalimantan.
(dna/rrd)











































