"Tahun ini nggak banyak, APBN-P targetnya PNBN Rp 3,2 triliun. Tahun depan disetujui DPR 9,5 triliun," kata Jonan saat membuka diskusi dan seminar peran Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) di Kemenhub, Jakarta, Senin (2/11/2015).
Angka ini, kata Jonan, lebih tinggi dari target setoran dividen 4 perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Seperti diketahui, 119 BUMN ditargetkan bisa memberikan dividen ke kas negara di 2016 senilai Rp 34,16 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain berbicara soal penerimaan Kemenhub dari sektor transportasi, Jonan menjelaskan rencana Kemenhub mempercepat realisasi penggunaan anggaran. Hingga November ini, 90% data untuk program kerja Kemenhub telah terkumpul sehingga proses lelang tak mengikat sudah bisa dilakukan.
Harapannya, proyek bisa teralisasi saat Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) turun di Januari 2016.
"Di Kemenhub baru kali ini tahun kerja belum jalan, tapi data dukung 90% siap. Kita sudah bisa lelang nggak mengikat, DIPA Januari turun, bisa kontrak," tuturnya.
(feb/ang)











































