Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mengingatkan para menteri terkait penyerapan anggaran. Tersisa dua bulan menjelang 2016, anggaran baru terserap 70%, dari pagu dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 sebesar Rp 1.319,5 triliun.
"Saya ingin ingatkan mengenai penyerapan anggaran 2015, ini sudah bulan November dan bentar lagi Desember, laporan yang saya terima, serapan anggaran sudah capai 70%. Sisa waktu 2 bulan," terang Jokowi, saat membuka sidang kabinet paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (2/11/2015)
Jokowi meminta para menteri konsentrasi dalam menjalankan programnya, dan anggaran terserap dengan cepat. Karena sampai dengan akhir tahun ditargetkan anggaran bisa terserap sampai dengan 94%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, belanja pemerintah sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional. Melihat masih lemahnya sisi perdagangan, investasi langsung serta daya beli masyarakat. Dengan realisasi sampai 94%, maka ekonomi diproyeksi mampu tumbuh 4,9%.
(mkl/dnl)










































