Ada El Nino, Proyeksi Produksi Padi Tetap Naik

Ada El Nino, Proyeksi Produksi Padi Tetap Naik

Lani Pujiastuti - detikFinance
Senin, 02 Nov 2015 17:23 WIB
Ada El Nino, Proyeksi Produksi Padi Tetap Naik
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mengkoreksi proyeksi produksi padi pada Angka Ramalan II (ARAM II) dibanding ARAM I 2015. Proyeksi ini memang mengalami penurunan dari ARAM I, namun tetap naik 5,85% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada ARAM I diperkirakan produksi padi tahun 2015 sebesar 75,5 juta ton gabah kering giling (GKG), lalu pada ARAM II turun 600 ribu ton menjadi 74,99 juta ton GKG.

Angka tersebut masih di atas sasaran produksi sebessr 73,4 juta ton GKG. Hal ini setelah menghitung dampal El Nino yang membuat musim kemarau ekstrem.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Data ARAM II mengalami kenaikan sebanyak 4,15 juta ton GKG (5,85%) jika dibanding produksi tahun 2014. BPS merilis kenaikan produksi diperkirakan terjadi karena kenaikan luas panen seluas 380,87 ribu hektar (2,76 %) dan peningkatan produktivitas sebesar 1,54 kwintal/hektar atau 3 persen.

"Angka akan terus bergerak. Kita sudah liat angka Ramalan II. Produksi sampai subround III (hingga September 2015) sudah menjadi fakta, bukan lagi ramalan. Kalau nanti ada koreksi-koreksi lagi nanti di angka tetap yang keluar bulan Maret. Capaian produksi padi sudah fakta sampai September," ungkap Hasil Sembiring, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertsnian, ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (2/11/2015).

ARAM II 2015 terdiri dari realisasi produksi Januari-Agustus dan angka ramalan III September-Desember 2015 berdasarkan keadaan luas tanaman akhir Agustus 2015.

ARAM II BPS, sudah memasukkan faktor el-nino meski tidak signifikan memengaruhi produksi. "Pengaruh el-nino saya rasa tidak signifikan dibandingkan 14,8 juta hektar lahan sawah sudah panen. Dibandingkan dengan lahan yang puso hanya berapa puluh ribu hektar saja. Mungkin ada penurunan karena el-nino, tetapi kecil sekali pembaginya dengan angka fakta luas panen September. Sudah bukan perkiraan lagi," jelas Hasil.

Hasil mengatakan masih optimis terhadap realisasi Oktober-Desember 2015 mendatang bisa lebih tinggi dari sasaran. "Sampai September sudah fakta, tinggal kita tunggu realisasi Oktober-Desember yang akan diumumkan Maret. Alhamdulillah kalau sesuai prediksinya 74,99 juta ton GKG itu masih lebih tinggi dari sasaran," ujarnya.

Menurut data BPS, kenaikan produksi padi tahun 2015 sebesar 4,15 juta ton (5,85 persen) terjadi pada subround Januari-April sebesar 1,49 juta ton (4,73 persen) dan subround Mei-Agustus sebesar 2,96 juta ton (12,99 persen). Sementara pada subround September-Desember produksi padi diperkirakan mengalami penurunan sebanyak 0,31 juta ton (1,85 persen) dibandingkan dengan produksi pada periode yang sama tahun 2014.

Menurut data BPS, produksi beras Angka Tetap (ATAP) BPS 2014 sebanyak 70,85 juta ton gabah kering giling (GKG) sementara diprediksi produksi menurut Angka Ramalan (ARAM I) BPS 2015 mencapai 75,55 juta ton GKG atau jika dikonversi ke beras menjadi 47 juta ton beras.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads