BPS mencatat, penurunan penumpang domestik terjadi di bandara besar, seperti Soekarno-Hatta turun 16,61%, Ngurah Rai-Denpasar turun 18,99%, Hasanuddin-Makassar turun 20,42%, Juanda-Surabaya 22,06%, dan Kualanamu-Medan turun 24,08%.
Penurunan jumlah penumpang juga terjadi pada rute ke luar negeri. Menurut data BPS jumlan penumpang rute internasional selama September 2015 mencapai 1,1 juta atau turun 13,84 persen dibanding Agustus 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penumpang transportasi udara selama September turun baik domestik maupun internasional, ini terjadi karena asap juga," ujar Kepala BPS, Suryamin, di Jakarta, Senin (2/11/2015).
Meskipun sempat terjadi penurunan selama September, namun BPS mencatat penumpang pesawat rute internasional maupun domestik selama periode Januari sampai September 2015 mengalami kenaikan. Penumpang rute domestik selama periode Januari sampai September 2015 mencapai 50,4 juta, atau naik 16,25% dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 43,4 juta orang.
Kondisi serupa juga terjadi pada penumpang pesawat rute internasional selama periode Januari hingga September 2015. Menurut data BPS, penumpang pesawat rute internasional yang menggunakan maskapai nasional maupun internasional mencapai 10,3 juta orang, atau naik 1,12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
(dnl/dnl)











































