Aman Jihadi, seorang pengemudi dari perusahaan taksi terkenal, mengatakan cukup banyak rekannya menanggalkan seragam sopir taksi konvensional dan beralih menjadi pengemudi ojek online atau taksi online.
"Lagi musim Go-Jek, banyak pengemudi kita masuk ke Go-Jek. Ada yang ke Uber, Grab Car mereka pakai mobil sendiri jadi nggak perlu setoran tinggal bayar komisi aplikasi saja, numpang aplikasi," ujar Aman kepada detikFinance, Selasa (3/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, niat pengemudi untuk beralih menjadi pengemudi ojek online atau taksi online lebih kuat. Pasalnya, mereka tergiur pendapatan yang lebih sehingga mereka beralih ke ojek online atau taksi online.
Aman sendiri sebenarnya ingin beralih dari sopir taksi dan beralih menjadi pengemudi ojek online atau taksi online. Namun, kata Aman pendaftarannya sudah tutup dan tidak punya koneksi.
"Tapi kalau ada yang ngajak, mau," tutur Arman yang telah 4 tahun menjadi sopir taksi.
(hns/hns)











































