Gara-gara Ojek Online, Order Taksi Sepi

Gara-gara Ojek Online, Order Taksi Sepi

Dewi Rachmat Kusuma - detikFinance
Selasa, 03 Nov 2015 18:14 WIB
Gara-gara Ojek Online, Order Taksi Sepi
Sejumlah Taksi Terjebak di Kemacetan Jakarta
Jakarta - Order taksi konvensional sepi sejak ojek dan taksi online beredar di Ibukota dan daerah sekitarnya. Aman Jihadi, seorang sopir perusahaan taksi terkenal mengatakan saat ini banyak rekannya yang lebih banyak mangkal daripada menerima order.

Sopir taksi konvensional sulit mendapat order karena konsumen mereka banyak yang beralih ke ojek atau taksi online. "Sekarang sih lampunya banyak yang nyala (tidak ada penumpang), sekarang di Sudirman banyak yang pada mangkal," ujar Aman kepada detikFinance, Selasa (3/11/2015).

Aman juga ikut merasakan dampak kehadiran angkutan transportasi berbasis online. Penghasilannya sebagai sopir taksi dari semula berkisar antara Rp600 ribu sampai Rp700 ribu per hari turun menjadi Rp500 ribu sehari.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang Rp 500 ribu itu berat. Apalagi ada lagi uber, grab car, serangannya banyak," tutur Aman.

Pria yang telah 4 tahun mengemudi taksi itu hanya bisa pasrah dan menjalani rutinitasnya sebagai sopir taksi. Apalagi dia harus menafkahi istri dan seorang anaknya yang tinggal di Bumi Ayu, Jawa Tengah.

(hns/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads