Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK) mengatakan, tahun depan anggaran Kementerian PUPR menjadi nomor 1 terbesar, yaitu mencapai Rp 104,1 triliun. Anggaran infrastruktur di daerah juga dibersarkan.
"Bisnis (infrastruktur) ini tak pernah berakhir. Sama seperti makanan. Kalau baju masih bisa bulan depan, tapi beras tidak. Sama kayak infrastruktur, itu kebutuhan terus ada. Kemacetan Jakarta itu adalah rahmat untuk pengusaha, karena kalau tidak ada macet, maka tidak ada jalan tol yang harus dibangun," jelas JK saat membuka Indonesia Infrastructure Week, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Rabu (4/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Soal infrastruktur, JK juga meminta masyarakat tidak hanya mengeluh, namun juga mendukung pemerintah dalam penyediaan infrastruktur. Mulai dari listrik, jalan, hingga penyediaan air minum.
"Masyarakat di mana-mana tidak ada jalan terus marah, tapi minta tanahnya juga marah. Makanya pemerintah harus tegas. Namun harus ada kebersamaan dari semua pihak agar infrastruktur itu terbangun," jelas JK.
(dnl/ang)











































