Potong Rantai Pasokan, Mentan Siapkan 1000 Toko Tani

Potong Rantai Pasokan, Mentan Siapkan 1000 Toko Tani

Sukma Indah Permana - detikFinance
Kamis, 05 Nov 2015 19:10 WIB
Potong Rantai Pasokan, Mentan Siapkan 1000 Toko Tani
cabai merah
Temanggung - Pemerintah akan memotong rantai pasokan hasil pertanian dari petani ke konsumen. Caranya, pemerintah mengadakan 1.000 toko tani di seluruh Indonesia tahun depan.

"Kita sudah lakukan itu, karena di cabe, bawang, dan hortikultura, selalu bermasalah di tata niaga. Kami beri solusi dengan membuka 1.000 toko tani Indonesia ‎tahun 2016. Kita potong rantai pasoknya," ujar Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, saat mengunjungi panen raya cabai di Desa Danupayan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Kamis (5/11/2015).

Andi menjelaskan, toko tani memiliki konsep seperti operasi pasar dan akan berlangsung setiap hari. Penempatannya juga di lokasi-lokasi yang selisih harga antara petani dan konsumen‎nya signifikan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sampai sekarang yang sudah ada 150 unit (toko tani)," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Mentan sempat berdialog dengan petani cabai. Andi menanyakan harga jual dan harga produksi cabai. Salah seorang petani cabai menjelaskan harga jual cabai saat ini Rp 8.000 per kilogramnya.

Sedangkan biaya produksi per batangnya antara Rp 2.000-Rp 4.000 per kilogram. Menanggapi hal itu, Andi mengatakan, pemerintah sudah menyiapkan anggaran Rp 1,4 triliun untuk tanaman hortikultura.

"Dari pusat ada Rp 1,4 triliun. Semua untuk holtikultura, fokusnya ke cabai dan bawang (merah). Sekarang sudah tidak impor, padahal rencananya impor," kata Andi.

Setelah berdialog, Andi menyerahkan beberapa bantuan, antara lain sebuah cultivator atau mesin pengolah tanah, ‎benih jahe untuk 32 hektar lahan kegiatan pengembangan komoditas, benih bawang putih untuk 100 hektar lahan dan untuk benih cabai merah rawit untuk 16 hektar lahan. ‎

(sip/hns)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads