Dalam kondisi tahun ini, pelebaran defisit anggaran kembali menjadi persoalan. Namun, pemerintah memastikan tidak ada pemangkasan belanja. Bila ada belanja yang tidak terserap, merupakan bagian dari penghematan.
"Belanja kita tahu bisa kita hemat, ya kita hemat, yang misalnyatidak efisien. Jadi bukan pemangkasan tapi penghematan," kata Dirjen Anggaran Kementerian Keuangan, Askolani, di Gedung Djuanda, Jakarta, Jumat (6/11/2015)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ada K/L yang bisa hemat seperti itu harusnya diapresiasi," imbuhnya.
Askolani menyebutkan, sampai dengan akhir tahun belanja negara akan terealisasi sampai dengan 90% dari pagu dalam APBN Perubahan (APBN-P) 2015 sebesar Rp 1.984 triliun. Meskipun sampai dengan per 30 September 2015 realisasinya baru mencapai Rp 1.248,9 triliun.
"Intinya kita lihat belanja itu masih di atas 90%, belanja negara," sebut Askolani.
(mkl/dnl)











































