RI Ingin Jadikan Australia Pasar Ekspor Tuna

Hardani Triyoga - detikFinance
Senin, 09 Nov 2015 14:50 WIB
Anggota MPR-RI dan Menteri NSW
Sydney - Setelah bertemu senator New South Wales (NSW), Australia, delegasi Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) menemui Menteri Pertanian NSW, Niall Blair. Pertemuan itu menyinggung soal ekspor hasil perikanan.

Potensi ekspor perikanan itu salah satunya adalah ikan tuna dari Provinsi Gorontalo.

"Kami ingin Australia bisa bekerjasama dengan peningkatan ekspor hasil perikanan. Negara kami kaya terutama dari Gorontalo seperti ikan tuna," ujar anggota MPR dari kelompok DPD, Hana Hasanah Fadel Muhammad dalam perbincangan di Parliament House, Macquarie Street, New South Wales, Sydney, Senin (9/11/2015).

Hana mengatakan Malaysia dan Jepang sudah menjadi negara tujuan ekspor Indonesia. Diharapkannya, Australia yang punya kedekatan dengan Indonesia bisa membuka pintu kersama saling menguntungkan ini.

"‎Kami ingin Australia itu seperti Malaysia, Jepang. Dua negara ini sudah menjadi mitra tujuan ekspor tuna. Bagus sebenarnya karena masyarakat Australia terutama Sydney suka konsumsi ikan," sebutnya.

‎Pimpinan delegasi yang juga Wakil Ketua MPR Oesman Sapta Odang atau Oso menyebut hubungan Indonesia dan Australia ke depan harus lebih baik. Tak ingin stagnan, Oso berharap hubungan bilateral antar kedua menjadi suatu ikatan yang saling menguntungkan.

"‎Indonesia dan Australia harus lebih baik, kami tidak ingin live service seperti yang diberitakan media massa. Tapi, ada upaya nyata membangun suatu ikatan yang menghasilkan hasil saling menguntungkan," tutur Oso.

Salah satu keinginan MPR adalah pemerintah Australia terutama NSW bisa berperan dalam bidang pertanian Indonesia. Ia meyakini dengan 75 juta penduduk sebagai petani serta keunggulan lahan luas, Indonesia menjadi partner yang sesuai bagi Australia.

"‎Indonesia sekarang sedang menggalakan pertanian. Kita punya area luas,‎ dari 250 juta rakyat, 75 juta itu adalah petani. Bila Australia membangun, maka akan punya market di Indonesia," ujarnya.

‎Sementara itu, Menteri Pertanian NSW, Niall Blair mengatakan selain pertanian, pihaknya juga memiliki latar belakang di sektor perikanan. Sejauh ini, menurutnya Indonesia menjadi partner yang bagus dalam hubungan kerjasama kedua negara terutama sektor ekspor - impor.

‎"Pertanian, keamanan, dan lainnya sangat bagus. Kita punya nilai ekspor dari Indonesia. Port folio kami tak hanya pertanian, tapi juga luas ke perikanan bisa. Saya yakin Indonesia nanti bisa jadi partner bagus," tutur Niall.

Blair melanjutkan di sektor pangan menjadi andalan Australia terutama NSW dalam sektor ekspor-impor.

"‎‎Keunggulan di bidang pangan dan ini menjadi sesuatu unggulan. Kami ingin menggunakan keahlian kami untuk bekerjasama dan membangun produksi dengan Indonesia," kata Niall.

(hat/hns)