"Ada ilmuan, profesor, yang koar-koar di media bilang Bu Susi menyia-nyiakan kekayaan laut yang ada di kita karena melarang penangkapan ikan.β Katanya, kalau tidak ditangkap ikannya mati," ujar Susi mengutip sindiran tersebut, di Gedung Mina Bahari, Komplek Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rabu (11/11/2015)
Selain itu, Susi mengatakan, si profesor juga bilang kalau ikan tidak ditangkap maka akan bermigrasi ke negara lain. Pemikiran ini langsung terbantah karena kenyataannya, menurut Susi, banyak kapal ikan Filipina dan Thailand mencuri ikan di perairan Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebaliknya, Susi justru menyindir logika si profesor dalam memahami kebijakanya.
"Kalau profesor bilang ikan itu migrasi, kenapa nelayan Thailand nggak tunggu saja ikannya datang. Kenapa harus jemput curi ikan. Itu logika sederhana saya saja yang lulus SMP. Kok, yang profesor malah mikirnya begitu," kata Susi.
(dna/hns)











































