Pengusaha Jepang Ingin 'Move On' dari Polemik Kereta Cepat RI

Laporan dari Tokyo

Pengusaha Jepang Ingin 'Move On' dari Polemik Kereta Cepat RI

Indah Mutiara Kami - detikFinance
Kamis, 12 Nov 2015 07:12 WIB
Pengusaha Jepang Ingin Move On dari Polemik Kereta Cepat RI
Tokyo - Keputusan pemerintah Indonesia yang memilih China untuk menggarap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung memberi pukulan bagi Jepang. Kini para pengusaha tidak ingin terus berkutat pada kekecewaan itu.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Federasi Bisnis Jepang (Keidaren) Shigei Ohyagi kepada awak media di kantornya, Tokyo, Jepang, Rabu (11/11/2015). Perbincangan ini dilakukan sebelum Ohyagi menerima kunjungan delegasi DPR RI.

Ohyagi memulai pembicaraan dengan menyinggung soal rencana kunjungan 1.000 pengusaha Jepang ke Indonesia pada 23-24 November 2015 mendatang. Banyak pertemuan yang akan dijalani saat itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat itu, kita akan menjalani pertemuan demi pertemuan untuk membahas perkembangan kerjasama secara langsung," ucap Ohyagi.

Dia menuturkan bahwa banyak kerjasama yang bisa dijalin di bidang infrastruktur dan kelistrikan. Menurut Ohyagi, proyek kerjasama itu efisien bagi Indonesia.

"Banyak proyek besar (hasil kerjasama) yang bisa mendukung efisiensi di ekonomi Indonesia," ujarnya.

Awak media pun sempat menyinggung tentang tender proyek kereta cepat Indonesia yang tidak didapat Jepang. Ohyagi mengatakan bahwa mereka tidak mau berkutat di satu proyek saja.

"Indonesia membutuhkan banyak hal. Dalam hal infrastruktur, ekonomi, dan social business. Mari tidak berkutat hanya di satu proyek. Kita harus mengembangkan diri," ajak Ohyagi.

(imk/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads