Rini Angkat PNS BUMN Jadi Direksi untuk Belajar Korporasi

Rini Angkat PNS BUMN Jadi Direksi untuk Belajar Korporasi

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Kamis, 12 Nov 2015 14:25 WIB
Rini Angkat PNS BUMN Jadi Direksi untuk Belajar Korporasi
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno menyebar pejabat Kementerian BUMN yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau birokrat ke perusahaan BUMN.

Para pejabat eselon ditempatkan sebagai Direksi BUMN. Dengan program ini, para pejabat nantinya bisa paham cara berpikir dan bertindak secara korporasi dalam membuat kebijakan pasca bertugas dari penugasan di BUMN.

Terbaru, Rini kemarin menempatkan Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi, Muhamad Zamkhani sebagai Direksi di BUMN asuransi, PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini yang sekarang mendorong untuk deputi pengalamam di korporasi, tentunya kalau mau bisa mengawasi dan membina karena sekarang kan ada pembinaan, pengawasan yang kita dorong itu perlu melihat secara operasional korporasi, bukan hanya di komisaris tapi sebagai direksi," kata Rini di Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis (12/11/2015).

Proses penempatan akan dilakukan sementara. Bila tenaganya dibutuhkan, Kementerian BUMN akan menarik kembali PNS yang telah ditempatkan di perusahaan pelat merah.

"Ya kembali lagi (untuk sementara saja). Bisa 1 tahun atau 2 tahun. Tentunya kita juga lakukan asessment, bagaimana performance mereka baik atau tidak," sebutnya.

Setelah diberi tugas sebagai Direksi BUMN, Rini menargetkan Pejabat BUMN tersebut bisa paham tentang tata cara mengelola dan mengawasi BUMN.

"Deputi-deputi itu harus tahu sebetulnya untuk mengurus perusahaan sehari-hari sebetulnya seperti apa sehingga dalam mereka membina. Mereka bisa mengawasi jauh lebih mengerti," paparnya.

Selain rotasi di PNS Kementerian BUMN, Rini juga akan melakukan rotasi Direksi BUMN. Direksi BUMN bidang perbaikan misalnya, akan disebar ke Direksi BUMN bidang farmasi hingga konstruksi.

"Supaya bisa saling keliling. Sekarang di BUMN sendiri, kita mulai tetapkan ada yang dari perbankan masuk di perusahaan BUMN lain, sehingga kita punya full of talent yang sudah mengerti bagaimana me-manage perusahaan," ujarnya.

(feb/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads