Jokowi Ajak PM Australia Bawa Investor Peternakan Sapi ke RI

Jokowi Ajak PM Australia Bawa Investor Peternakan Sapi ke RI

Mega Putra Ratya - detikFinance
Kamis, 12 Nov 2015 16:44 WIB
Jokowi Ajak PM Australia Bawa Investor Peternakan Sapi ke RI
Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak PM Australia Malcolm Turnbull untuk membawa para investor peternakan sapi Australia untuk berinvestasi di Indonesia. Pekan depan akan ada ratusan delegasi bisnis Australia datang ke Indonesia.

Indonesia punya Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai kawasan potensial untuk peternakan sapi, karena punya kemiripan iklim dengan kawasan Northern Territory yang merupakan penghasil sapi di Australia.

"Indonesia membuka diri untuk investor-investor dari Australia dan juga di bidang pembiakan (breeding) sapi. Kami tadi juga mengundag agar PM bisa mendorong investasi pembiakan sapi di NTT dan NTB," kata Jokowi di Istana Negara saat konferensi pers bersama, Kamis (12/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jokowi mengatakan selain potensi investasi peternakan dan infrastruktur, Indonesia punya potensi untuk berkembangnya investasi sektor ekonomi digital. Potensinya mencapai US$ 13 miliar pada 2020.

"Dan kami mengajak agar investor Australia juga bisa masuk ke bidang ini," katanya.

Sementara itu, PM Australia Malcolm Turnbull saat sesi wawancara di Pasar Tanah Abang mengatakan potensi industri peternakan kedua negara cukup besar. Ia berharap potensi yang besar perdagangan ternak dari Australia ke Indonesia bisa terus berlanjut.

"Ada potensi untuk investasi peternakan di Indonesia," kata Turnbull.

Turnbull menambahkan pekan depan akan ada 344 delegasi bisnis dari Australia yang datang ke Indonesia. Acara tersebut dalam forum Indonesia-Australia Business Week.

Sementara itu, Menlu Indonesia Retno Marsudi menambahkan perdagangan kedua negara per tahun mencapai hampir US$ 11 miliar. Harapannya dengan kedatangan delegasi bisnis termasuk Menteri Perdagangan Australia pekan depan, perdagangan dan investasi kedua negara bisa ditingkatkan lagi.

"Kita mengundang mereka untuk investasi mengembangbiakan sapi di sini di NTT dan NTB. Itu dari segi iklim kan hampir sama dengan wilayah Northern Territory. Akan ada investasi soal sapi itu dan ditanggapi secara positif oleh Perdana Menteri," katanya..

(hen/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads