Sepinya transaksi juga disebabkan adanya kabar beras Vietnam yang akan masuk ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Hal ini setelah ada proses bongkar kapal dari Vietnam di pelabuhan-pelabuhan di Indonesia termasuk Tanjung Priok.
"Harga beras IR 64 kualitas sedang naik mulai paceklik abis Lebaran itu sampai sekarang. Naiknya udah Rp 1.000/kg lebih, dari harga Rp 8.500/kg udah Rp 9.500/kg lebih," kata salah seorang karyawati di kios beras Abd Rochman, kepada detikFinance di PIBC, Jakarta, Jumat (13/11/2015).
Β
Pantauan dari sebagian besar kios beras dan di lapangan yang dibawa truk-truk, beras IR didominasi beras Cilamaya dan Karawang. Kabar akan masuk beras Vietnam pada Senin pekan depan mulai gencar beredar di kalangan pedagang PIBC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Kios beras tersebut menawarkan beras IR 64 Cilamaya dengan harga Rp 9.500/kg. Pedagang pun berspekukasi beras impor akan masuk lasar dengan harga lebih rendah dari pasaran sehingga menahan belanja hari ini.
"IR Cilamaya Rp 9.400-Rp 9.500/kg. Itu yang kualitas sedang. Kualitas super IR Rp 10.000/kg. Mungkin mau masuk beras Bulog karena harga udah tinggi ya," katanya.
(hen/hen)











































