Susi Ingin Nelayan Punya Asuransi, Bos OJK: Banyak Perusahaan Berminat

Susi Ingin Nelayan Punya Asuransi, Bos OJK: Banyak Perusahaan Berminat

Maikel Jefriando - detikFinance
Sabtu, 14 Nov 2015 11:28 WIB
Susi Ingin Nelayan Punya Asuransi, Bos OJK: Banyak Perusahaan Berminat
Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti didampingi Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Hadad
Malang -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menindaklanjuti permintaan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti yang menginginkan adanya asuransi untuk para nelayan. Sejauh ini banyak perusahaan asuransi yang memang berminat.

"Saya rasa banyak perusahaan asuransi yang berminat," ungkap Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Haddad, di Pantai Sendangbiru, Malang, Sabtu (14/11/2015)

OJK akan membentuk forum khusus bersama perusahaan asuransi untuk membahas permintaan Susi itu. Sebab banyak aspek yang dipertimbangkan sebelum mengeluarkan kebijakan. Terutama saat berbicara soal dana dan penjaminan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau asuransi nelayan nanti saya akan singgung‎ working group. Ini harus di-backup dengan dana, kalau bisa diselesaikan saya rasa baik," jelasnya.

Muliaman menilai tidak perlu waktu yang lama dalam perumusan, asalkan dilakukan dengan intensif.‎ Menurutnya pemberian asuransi untuk nelayan tidak serumit sektor pertanian. Apalagi dengan pertumbuhan sektor perikanan dan kelautan yang cukup tinggi.

"Kalau skema seperti itu tidak sulit dirumuskan. Kalau dilaksanakan dengan baik," imbuh Muliaman.

Ini juga menguntungkan sektor perbankan dalam pemberian kredit, karena ada yang menjamin nelayan. "Kalau meningkat dunia perbankan tidak pusing lagi karena ada yang coverage nelayan. Berapa banyak nilai dan targetnya ini nanti yang akan kami bicarakan," ujarnya.

Diketahui, pertumbuhan sektor kelautan dan perikanan‎ pada kuartal III-2015 mencapai 8,4% atau dua kali lipat dari kebanyak sektor lain. Semakin meningkatnya pertumbuhan, artinya produktifitas nelayan juga semakin tinggi dan membutuhkan asuransi.

‎"Di Sektor maritim dan perikanan kami ekspektasikan akan meningkat," tukasnya.

(mkl/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads