"Banyak orang tanya kenapa dana desa ketiga belum cair, saya sengaja setop transfernya. Karena banyak kabupaten/kota yang belum salurkan ke kas daerah dari dana tahap I dan II. Hari ini saya sudah perintahkan untuk salurkan," kata Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu Boediarso Teguh Widodo, di Hotel Aston, Jakarta, Senin (16/11/2015).
Teguh mengungkapkan, untuk kabupaten/kota yang masih bermasalah, pihaknya akan menunda pencairan dana desa hingga Pemda melaporkan realisasi penyaluran ke kas desa. Dana yang sudah disalurkan dari rekening kas umum negara (RKUN), kepada rekening kas umum daerah (RKUD) sebanyak Rp 16,6 triliun, atau 80% dari total Rp 20,7 triliun alokasi dana desa 2015.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari 434 daerah penerima, 244 daerah telah melaporkan penyaluran tahap 1. Dari 244 daerah, 176 daerah menyalurkan Rp 6,8 triliun, 84 Daerah baru menyalurkan sebagian dana desa sebesar Rp 1,16 triliun atau 14% dan 24 daerah belum menyalurkan sama sekali," imbuhnya.
Sebelumnya, penyaluran tahap pertama dan kedua dilakukan masing-masing sebesar Rp 8,3 triliun. Namun kemudian Kemenkeu tidak mencairkan dana tahap ketiga yang seharusnya cair pada Oktober lalu akibat rendahnya penyaluran dari Pemda ke desa.
(rrd/rrd)











































