Ekonomi China Jadi Penentu Kinerja Ekspor RI

Ekonomi China Jadi Penentu Kinerja Ekspor RI

Maikel Jefriando - detikFinance
Senin, 16 Nov 2015 21:05 WIB
Ekonomi China Jadi Penentu Kinerja Ekspor RI
Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan total ekspor anjlok sampai 14,04%, dari US$ 147,9 miliar pada Januari-Oktober 2014 menjadi US$ 127,2 miliar pada periode Januari-Oktober 2015. Dengan komponen non migas sebesar US$ 111,46 miliar atau turun 8,77% (yoy).

Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai peningkatan ekspor sangat bergantung terhadap China. Tercatat untuk ekspor non migas, China mengambil bagian 9,88% atau senilai US$ 11,01 miliar.

"Itu masih tergantung pada China bagaimana," tegas Darmin di kantornya, Jakarta, Senin (16/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Darmin mengharapkan ekonomi China akan segera membaik, agar bisa mendorong peningkatan konsumsi dan permintaan dari negara lain, khususnya Indonesia. Sementara itu Indonesia juga tetap berbenah untuk memproduksi barang-barang yang dibutuhkan.

"Kalau dia (China) mulai membaik, berikutnya kita nggak akan jelek lagi," ujarnya.

Hal ini karena ekspor negara-negara berkembang ke China yang cukup besar, terutama dalam kurun waktu 5-6 tahun terakhir. Termasuk juga beberapa negara lain seperti Malaysia dan Filipina yang juga mengandalkan ekspor ke China.

"Karena 5-6 tahun terakhir, ekspor kita cukup besar ke China. Filipina dan Malaysia juga besar ketergantungannya ke sana," tukas Darmin.

(mkl/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads