Menko Perekonomian Darmin Nasution menilai peningkatan ekspor sangat bergantung terhadap China. Tercatat untuk ekspor non migas, China mengambil bagian 9,88% atau senilai US$ 11,01 miliar.
"Itu masih tergantung pada China bagaimana," tegas Darmin di kantornya, Jakarta, Senin (16/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau dia (China) mulai membaik, berikutnya kita nggak akan jelek lagi," ujarnya.
Hal ini karena ekspor negara-negara berkembang ke China yang cukup besar, terutama dalam kurun waktu 5-6 tahun terakhir. Termasuk juga beberapa negara lain seperti Malaysia dan Filipina yang juga mengandalkan ekspor ke China.
"Karena 5-6 tahun terakhir, ekspor kita cukup besar ke China. Filipina dan Malaysia juga besar ketergantungannya ke sana," tukas Darmin.
(mkl/hen)










































