JK saat menjadi pembicara dalam acara Tempo Economi Briefing ikut mengangkat persoalan ini. Lino menarik perhatian JK, karena datang terlambat ke lokasi acara.
"Pak Lino silakan masuk, karena anda terkenal jadi kita persilakan masuk. Tanjung Priok kan jauh dari sini jadi kita maklumi telat sedikit, baru mulai juga," kata JK menyambut kehadiran Lino, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Selasa (17/11/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Lino ini selalu dianggap (saya adalah) bekingnya. Saya di belakang. Padahal saya di depannya. Masa Wapres di belakang, saya kan di depan. Masa Bekingnya Pak Lino, apalagi Sofyan (Djalil), beliau kan sampingnya Pak Lino," ujarnya yang disambut tawa dan tepuk tangan banyak orang.
JK menilai, Lino dengan Pelindo II adalah bagian dari dunia usaha. Di mana membutuhkan kepastian hukum dan dorongan untuk melakukan terobosan. Sehingga dengan persoalan ini, menurutnya Lino harus tetap maju.
"Saya mendukung, Pak Lino silakan terus maju," sebutnya.
(mkl/dnl)











































