Terbukti, perekonomian Filipina menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan perekonomian global selain China dan India. Kini, dunia perlu mengenal lebih dekat potensi pertumbuhan UKM.
Chair APEC Business Advisory Council (ABAC) 2015, Doris Magsaysay Ho menyebutkan, UKM menjadi salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi di tengah perlambatan yang terjadi saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Magsaysay menjelaskan, sektor UKM tentu tidak bisa bertumbuh dengan baik tanpa adanya dukungan di sektor infrastruktur. Menurutnya, Infrastruktur dan pendidikan dinilai menjadi pelengkap perkembangan UKM ke depan.
"Ekonomi itu harus didukung dengan infrastruktur dan pendidikan. UKM menjadi salah satu cara untuk menciptakan banyak start up. Seperti yang dikatakan Tony Fernandes (CEO AirAsia), kita harus banyak ciptakan entrepeneur," jelas dia.
Magsaysay mengungkapkan, masyarakat perlu mengubah pola pikir soal keberadaan UKM. Dalam jangka panjang, UKM akan mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi suatu negara.
"UKM harus familiar, tidak hanya lokal tapi juga global. Kita juga harus fokus soal branding, itu penting. UKM adalah pasar yang sangat menarik di Asia, kita harus buktikan," imbuhnya.
(drk/dnl)











































