Kepala BKPM: Investasi Negara APEC Capai US$ 76 Miliar

Kepala BKPM: Investasi Negara APEC Capai US$ 76 Miliar

Hans Henricus BS Aron - detikFinance
Selasa, 17 Nov 2015 17:16 WIB
Kepala BKPM: Investasi Negara APEC Capai US$ 76 Miliar
Kepala BKPM, Franky Sibarani
Jakarta -
Realisasi investasi negara-negara yang tergabung dalam Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) mendominasi arus investasi yang masuk ke Indonesia. BKPM mencatat dari 20 negara teratas dalam realisasi investasi di Indonesia, ada kontribusi negara anggota APEC hingga 77,5% atau senilai US$ 76 miliar.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyampaikan 5 negara anggota APEC teratas yang merealisasikan investasi di Indonesia dalam lima tahun terakhir adalah termasuk dalam APEC. Kelima negara itu adalah Singapura, Jepang, Amerika Serikat, Korea Selatan dan Malaysia.

“Ini menunjukkan keterkaitan investasi dalam forum kerjasama ekonomi APEC ini sangat besar. Total dari realisasi kelima negara tersebut sudah mencapai US$ 67,2 miliar atau 68% dari total realisasi investasi 20 negara teratas,” ujarnya dalam keterangan resminya Selasa (17/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari tahun ke tahun, tren realisasi investasi dari negara APEC juga menunjukkan hal yang positif. Posisi realisasi investasi negara APEC di tahun 2010 yang mencapai US$ 9,2 miliar meningkat menjadi US$ 10,5 miliar di tahun 2011, kemudian kembali meningkat menjadi US$ 12,8 miliar di tahun 2012, serta meningkat cukup drastis menjadi US$ 16,1 miliar di tahun 2013 dan US$ 15,1 miliar di tahun 2014. Posisi tahun 2015 hingga September mencapai US$ 11,9 miliar.

Dari sebaran lokasi, investasi dari negara-negara APEC masih tersentralisasi di Jawa dengan proporsi mencapai 62,4%.

"Nilai investasi negara APEC yang masuk ke Jawa mencapai US$ 43 miliar, dilanjutkan dengan kawasan lainnya. Sedangkan dari sektor mayoritas investasi berada di sektor sekunder dengan porsi mencapai 41%, diikuti oleh sektor tersier sebesar 36% dan sektor primer 24%," kata Franky.

Franky Sibarani mendampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam menghadiri KTT APEC di Manila 17-20 November 2015 dan dijadwalkan mengikuti APEC CEO Summit Dialogue dan ABAC Dialogue. Pertemuan tahunan ini banyak membahas mengenai isu-isu penting perdagangan dan investasi antara negara yang tergabung dalam kawasan Asia Pasifik.

APEC didirikan pada tahun 1989 yang diprakarsai oleh 12 negara yang memiliki garis pantai di Samudera Pasifik. Saat ini APEC yang merupakan Forum Ekonomi ini telah memiliki 21 Anggota dan berkantor Pusat di Singapura. APEC mengadakan KTT (Konferensi Tingkat Tinggi) setiap tahun yang lokasi KTT tersebut dirotasi setiap tahun diantara anggota-anggota APEC itu sendiri.

Sebelum di selenggarakan di Manila tahun ini, tahun lalu KTT APEC diadakan di Beijing, China yang juga menjadi kunjungan pertama Presiden Joko Widodo ke luar negeri setelah dirinya menjabat sebagai Presiden RI. Indonesia sendiri telah dua kali menjadi tuan rumah KTT APEC yakni pada tahun 1994 di Bogor dan tahun 2013 di Bali

(hns/hns)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads