Didatangi KPPU, Pedagang Cipinang: Pasokan Beras Kosong

Didatangi KPPU, Pedagang Cipinang: Pasokan Beras Kosong

Feby Dwi Sutianto - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2015 15:35 WIB
Didatangi KPPU, Pedagang Cipinang: Pasokan Beras Kosong
Jakarta - Ketua Umum Koperasi Pedagang Pasar Induk Cipinang Jakarta Zulkifly Rasyid menyampaikan curhatan ke para Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) yang blusukan di Pasar Beras Cipinang, Jakarta Timur. Salah satu yang dicurahkan adalah soal stok beras medium atau IR 64 atau beras golongan III yang pasokannya berkurang.

Zulkifly mengaku pasokan beras IR64 kualitas medium kini sudah langka di pasaran. Akibatnya konsumen kelas menegah bawah harus membeli beras kelas menengah atas yang harganya di atas Rp 9.000/kg.

"Barang kosong kenapa dibilang surplus. Surplus barang berlebih? Tapi ini nggak. Ini sudah nggak ada sejak 3 bulan," kata Zulkifly saat menemani Komisioner KPPU di Pasar Cipinang, Jakarta Timur, Rabu (18/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Komisioner KPPU yang hadir antara lain Ketua KPPU Muhammad Syarkawi Rauf dan 2 komisioner lainnya. Zulkifly mengaku pasokan beras medium lebih banyak mengandalkan dari wilayah Jawa Barat, di dari daerah lain, pasokan sudah tidak ada.

Untuk mengawasi kelangkaan beras kualitas menengah bawah dan harga merangkak akibat pasokan yang minim, Zulkifly meminta pemerintah membuka keran impor beras medium. Apalagi, bulan depan bakal menghadapi Natal dan tahun baru yang berpotensi mengerek naik harga bila tak ada pasokan baru.

"Saya harapkan ada pengganti IR64 bisa dengan impor yang digelontorkan ke pasar. Saya harapkan bisa cegah kenaikan harga beras jelang Natal dan tahun baru. Kenapa harus malu impor? kalau kenyataannya pasokan nggak ada," katanya.

(feb/hen)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads