Dikritik Rizal, Bupati Indramayu: Kita Akan All Out Tata Sungai

Dikritik Rizal, Bupati Indramayu: Kita Akan All Out Tata Sungai

Jabbar Ramdhani - detikFinance
Rabu, 18 Nov 2015 16:22 WIB
Dikritik Rizal, Bupati Indramayu: Kita Akan All Out Tata Sungai
Jakarta - Pernyataan Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli ketika melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Indramayu Selasa (17/11/2015) kemarin memotivasi Pemkab Indramayu untuk all out melakukan penataan lingkungan, khususnya di sepanjang Sungai Prajagumiwang. Sebelumnya Rizal mengkritik pantai Karangsong di Indramayu yang kotor.

Pantai tersebut juga terhubung dengan Sungai Prajagumiwang. Walau mengkritik, Rizal Ramli mengakui, potensi perikanan Indramayu, khususnya di Karangsong sangat besar. Namun, infrastruktur di sekitar Pelabuhan Perikanan Karangsong itu kurang mendukung.

"Pemkab sangat termotivasi dengan kritikan Pak Menko Rizal. Pokoknya kita akan all out melakukan penataan sepanjang Sungai Prajagumiwang yang menjadi penyangga utama Pelabuhan Perikanan Karangsong," tegas Bupati Indramayu, Anna Sophana, melalui Kabag Humas Pemkab Indramayu, Wawan Idris, dalam keterangannya, Rabu (18/11/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan Bupati Anna, sebenarnya Pemkab Indramayu sudah melakukan berbagai upaya penataan agar aliran Sungai Prajagumiwang dan kawasan pantai di Karangsong menjadi bersih. Aliran sungai Prajagumiwang saat ini tengah dilakukan penataan dan pengerukan sungai sejak 12 November 2015, dan akan berakhir pada 26 Desember 2015 mendatang, sesuai dengan SPK Dinas PSDA Tamben Nomor 027/876.1/SPP/XI/D.PSDA Tamben.

Melalui kontrak kerja tersebut, sepanjang Sungai Prajagumiwang akan ditata. Ada pun penataannya untuk tahap awal melakukan normalisasi sungai. Dengan normalisasi dan perbaikan sungai ini, diharapkan Sungai Prajagumiwang akan bersih dan semakin sehat.

Namun saat Rizal Ramli berkunjung ke Indramayu, memang sungai dalam keadaan kotor. Ini terjadi karena memang sedang ada proses pekerjaan, yaitu pengerukan sedimentasi sungai dan sampah.

Bupati menambahkan, Pemkab Indramayu tidak bisa bekerja secara sendiri untuk mengelola lingkungan, namun harus didukung dengan kerja sama dengan masyarakat sekitarnya agar kelestarian lingkungan bisa terwujud.

Setelah dilakukan pengerukan di November ini, selanjutnya sepanjang sungai Prajagumiwang pada tahun 2016 mendatang akan dilakukan perencanaan DED dari BBWS Cimanuk Cisanggarung, untuk disandar dan dijadikan taman seperti Cimanuk. Bahkan lanjut Bupati, produksi perahu dan kapal dan juga industri ikan asin yang ada disepanjang sungai Prajagumiwang akan dilakukan relokasi di areal Karangsong.

Selain itu, upaya pembersihan terhadap sungai Prajagumiwang juga pernah dilakukan di 2013 lalu, dengan melibatkan berbagai sektor seperti pelajar, pramuka, PNS, dan juga TNI/Polri.

Sementara itu, Ali, Ketua Paguyuban Pantai Lestari Karangsong menambahkan, Pemkab Indramayu memang sejak November sedang melakukan normalisasi Sungai Prajagumiwang.

"Kami sangat mengapresiasi upaya Pemkab dalam menata dan menormalisasi Sungai Prajagumiwang. Upaya ini akan berdampak positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat, juga pengembangan pengembangan Pelabuhan Perikanan dan Hutan Mangrove Karangsong," katanya.

(rrd/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads