Penumpang Pesawat Turun 10 %

Harga BBM Naik 29 %

Penumpang Pesawat Turun 10 %

- detikFinance
Kamis, 03 Mar 2005 13:49 WIB
Jakarta - Kenaikan harga BBM diperkirakan menurunkan jumlah penumpang pesawat terbang khususnya kelas ekonomi sekitar 10 persen. Namun diyakini kenaikan itu hanya sesaat dan selanjutnya akan normal kembali. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal INACA (Indonesian National Air Carrier Association) Tengku Burhanuddin disela-sela RDPU dengan Komisi V DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/3/2005).Burhanuddin menegaskan, pengurangan jumlah penumpang ini akan berlangsung sementara karena umumnya orang yang menggunakan pesawat berasal dari kalangan menengah ke atas. "Mungkin ada pengurangan jumlah penumpang karena konsumen dibebani oleh kenaikan harga BBM. Tapi kami yakin nanti akan normal kembali," tegas Burhanuddin.Namun Burhanuddin memastikan tidak akan ada kenaikan tarif pesawat meski harga BBM naik. Hal itu menurut Burhanuddin karena jenis bahan bakar yang digunakan pesawat terbang yakni avtur, harganya tidak ditentukan pemerintah tapi sudah berdasarkan mekanisme pasar. "Avtur yang dibayar oleh perusahaan maskapai penerbangan itu berdasarkan harga pasar. Jadi tidak ditentukan oleh pemerinta, Selama ini harga Avtur sudah harga pasar. Jadi tidak ada hubungannya dengan tarif," ungkapnya.Burhanuddin menambahkan, jika ada maskapai penerbangan yang menaikkan tarif, maka hal itu merupakan kebijakan masing-masing penerbangan. Yang jelas, tegas dia, dari pihak Asosiasi tidak menyarankan adanya kenaikan tarif. (qom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads