Ada yang unik dari kunjungan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ke acara CEO Summit Konferensi Tingkat Tinggi, Komite Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) 2015, di Hotel Sangri-La, Makati, Filipina, Rabu (18/11/2015).
Jika biasanya Obama sebagai kepala negara diundang untuk memberikan pidato di depan forum. Kali ini, Obama tampil beda. Presiden kulit hitam pertama AS ini menjadi moderator dalam sebuah dialog bersama Jack Ma, Chairman alias bos Alibaba.
Obama penasaran terkait kisah sukses bisnis perusahaan raksasa ritel asal China ini. Tak heran, karena Jack Ma merupakan salah satu orang terkaya di China dengan kekayaan mencapai US$ 23,2 miliar atau sekitar Rp 320 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Jack, bagaimana Anda memulai bisnis hingga menghasilkan profit yang begitu besar dan disandingkan dengan Bill Gates. Beri saya alasan dan bagaimana kamu bisa mencapai kesuksesan seperti sekarang?," tanya Obama kepada Jack.
Jack menjawab, kesuksesan tidak didapat dengan mudah. Semua butuh proses. Yang paling utama adalaha kita mengerjakan sesuai dengan passion kita.
“Dulu, saya suka berenang tapi saya selalu tenggelam, tapi saya terus berlatih. Jadi, jangan khawatir. Seperti hal nya bekerja. Jika kita bekerja keras, pasti ada hasilnya. Selagi ada peluang, manfaatkan dan lakukan perubahan besar,” ujarnya.
Jack mengungkapkan, kesuksesan bukan saja soal uang tapi juga sejauh apa kita bermanfaat bagi orang lain.
“Kalau bicara soal uang, selalu tidak akan cukup. Tapi, bagaimana agar memberikan manfaat untuk banyak orang,” katanya.
Jack menyebutkan, Alibaba telah menyisihkan 0,3% dari total pendapatan perusahaan selama enam tahun terakhir untuk memberikan dorongan kepada kaum muda, untuk menemukan solusi dalam perubahan iklim dan masalah lingkungan lainnya.
Menurut Jack, investasi dalam hal perubahan iklim merupakan ide yang fantastis, berinvestasi dalam teknologi bersih. Hal ini juga telah dilakukan pendiri Microsoft Corp Bill Gates.
(drk/rrd)











































