Pengakuan Pedagang Eceran: Harga Beras Naik Perlahan Sejak 2 Bulan

Pengakuan Pedagang Eceran: Harga Beras Naik Perlahan Sejak 2 Bulan

Lani Pujiastuti - detikFinance
Jumat, 20 Nov 2015 13:20 WIB
Pengakuan Pedagang Eceran: Harga Beras Naik Perlahan Sejak 2 Bulan
Jakarta - Pedagang beras di pasar tradisional Jakarta mengungkapkan harga beras medium (IR 64) masih terus merangkak naik, termasuk di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pengakuan pedagang, telah ada kenaikan harga beras sejak dua bulan terakhir meski secara perlahan.

Harga beras medium yang paling banyak dicari masyarakat yaitu jenis IR 64, pantauan detikFinance di Pasar Minggu, Jumat (20/11/2015) harganya Rp 9.000-11.000/kg.

"IR 64 paling murah Rp 9.000/kg. Kalau paling mahal Rp 11.000/kg. Sudah nggak ada harga yang kepala delapan. Pandan wangi saja sudah Rp 12.800/kg," ungkap Mawarni, salah seorang pedagang beras di Pasar Minggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mawarni menuturkan, kenaikan harga terjadi secara perlahan bertahap dimulai sejak dua bulan terakhir. "Naiknya ada kayaknya dari dua bulan lalu. Bulan lalu IR sedang harganya masih Rp 8.500/kg. Naik pelan-pelan jadi nggak terasa mungkin ya," katanya.

Meski harga beras naik, Mawarni belum menjumpai adanya operasi pasar beras oleh Perum Bulog. "Operasi pasar belum ada sampai sekarang, biasanya kalau harganya melonjak banget baru ada OP. Ini naik terus bertahap udah lama," imbuhnya

Di tengah terus naiknya harga, pemerintah mengambil keputusan impor beras untuk cadangan beras pemerintah. Adanya kabar beras impor rupanya belum berpengaruh ke tingkat pedagang pengecer di Pasar Minggu.

"Beras medium naik semua. Setara IR 64 itu kaya beras pera buat nasi goreng, beras pera IR 42 juga naik pelan-pelan. Beras Ramos, Muncul, Garut juga naik terus, nggak pernah turun. Beras Muncul sekarang Rp 11.200," jelasnya.

Mawarni yang biasa belanja beras ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) mengaku belum mendapat kabar adanya beras Vietnam yang diperdagangkan. "Belum ada yang jual beras Vietnam. Belum ada kabar. Dari Cipinang (Pasar Induk Beras Cipinang) belum ada yang nawarin juga," ungkap Mariani.

Sampai hari ini, Mawarni masih menjual beras dari Karawang, Garut, dan beberapa dari Jawa Tengah. Ia pun mengaku tidak kesulitan mendapat pasokan beras medium.
Β 
"Saya ambil dari pasar induk Cipinang. Kebanyakan beras Karawang, Garut, ada juga dari Jawa. Barang sih masih ada aja, saya terakhir belanja tadi pagi masih gampang carinya. Per hari biasa beli 15 karung masih ada berasnya," tambah Mariani.

Berikut harga beras setara IR 64, antara lain:



  • IR Sedang Rp 8.000/kg
  • Ramos setra Rp 10.000/kg
  • Sedang ramos Rp 9.800/kg
  • Pandan wangi super Rp 12.500/kg
  • Pulen wangi Rp 9.500/kg
  • Garut Rp 9.300/kg
  • Pulen Ramos Rp 9.000/kg

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan (Kemendag) soal rata-rata harga beras nasional jenis medium, memang ada kenaikan harga tipis selama sebulan terakhir. Misalnya pada 21 Oktober 2015 harga beras medium rata-rata nasional Rp 10.437/kg, namun pada 20 November 2015 harganya mencapai Rp 10.550.

(hen/hen)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads